Selasa, 10 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Sampang

Berharap Lahir Jurnalis Muda Andal

15 Februari 2019, 10: 47: 31 WIB | editor : Abdul Basri

SUKSES: Ketua Formasa Khoirul Kirom memotong tumpeng disaksikan Plt Kepala Bakesbangpol Sampang Ach. Kusairi, Kasi Prestasi Pemuda Disporabudpar Hanafi Husyairi, Kepala JPRM Biro Sampang Hendriyanto, dan Kepala JPRM Biro Sumenep Feri Ferdiansyah.

SUKSES: Ketua Formasa Khoirul Kirom memotong tumpeng disaksikan Plt Kepala Bakesbangpol Sampang Ach. Kusairi, Kasi Prestasi Pemuda Disporabudpar Hanafi Husyairi, Kepala JPRM Biro Sampang Hendriyanto, dan Kepala JPRM Biro Sumenep Feri Ferdiansyah. (DARUL HAKIM/RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG – Jawa Pos Radar Madura (JPRM) kembali dipercaya mengisi pelatihan jurnalistik dasar di hari lahir (harlah) Forum Mahasiswa Sampang (Formasa) IV kemarin (14/2). Kegiatan tersebut bertempat di Aula PKK Sampang.

Kegiatan tersebut dihadiri Plt Kepala Bakesbangpol Sampang Ach. Kusairi dan Kasi Prestasi Pemuda Disporabudpar Hanafi Husyairi. Sementara pematerinya adalah Kepala Biro Sampang Hendriyanto dan mantan Pemred JPRM yang kini menjabat Kepala JPRM Biro Sumenep Feri Ferdiansyah.

Pekasana Tugas (Plt) Kepala Bakesbangpol Sampang Ach. Kusairi dalam sambutannya mengatakan, ilmu jurnalistik itu penting. Apalagi bagi para generasi muda. Selain bisa menambah wawasan, mahasiswa tentu juga harus banyak membaca.

Karena itu, dasar-dasar ilmu jurnalistik juga harus dipahami peserta. ”Jangan sampai memberikan informasi yang tidak jelas atau hoaks. Sumber berita juga harus jelas sehingga berita yang disajikan akurat,” kata dia mewakili Bupati Sampang Slamet Junaidi.

Mantan camat Robatal itu mengajak kepada peserta supaya bersungguh-sungguh mengikuti pelatihan tersebut. ”Semoga acara berjalan lancar dan peserta harus bersungguh-sungguh. Apalagi pemateri langsung dari Jawa Pos Radar Madura,” harapnya.

Kepala Biro Sampang Hendriyanto menerangkan, pelatihan tersebut bertujuan berbagi pemahaman dunia jurnalistik kepada mahasiswa asal Sampang. Pemahaman ilmu jurnalistik saat ini wajib diketahui oleh semua elemen. Sebab, saat ini banyak masyarakat yang tersesat dengan informasi hoaks.

”Selain pengetahuan dasar-dasar jurnalistik, kami juga ingin merangsang mahasiswa lebih aktif menulis dan membaca,” jelasnya.

Mantan koordinator liputan (Korlip) JPRM itu menambahkan, akan dipilih 25 peserta yang akan mengikuti pelatihan lanjutan. Supaya kegiatan ini betul-betul ada manfaat. ”Kami bangga, karena pemuda dan pemudi di Sampang semangat, utamanya mahasiswa. Ini harus berkelanjutan,” tegasnya.

Ketua Formasa Khoirul Kirom mengutarakan, kegiatan yang digelar tersebut tujuannya supaya pemuda dan pemudi menjadi penulis profesional. Karena banyak peminat, tetapi tidak ada wadah untuk pengembangan. ”Saat ini awal dan belajar dasar-dasarnya saja,” ujarnya.

Akan ada pelatihan lanjutan. Dengan harapan nantinya lahir jurnalis muda andal di Kabupaten Sampang. Peserta diminta untuk terus konsisten dan tidak hanya semangat di awal.

”Jadi harus konsisten dan benar-benar belajar. Insyaallah, 25 terbaik akan mengikti diklat lanjutan supaya berdampak betul,” tandasnya.

(mr/rul/onk/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia