Sabtu, 14 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Bangkalan

Dapat Tambahan 105 Unit Komputer

Fasilitas Pendukung UNBK 2019

14 Februari 2019, 06: 40: 59 WIB | editor : Abdul Basri

SIAP DIPAKAI: Petugas berada di Laboratorium Komputer SMPN 2 Bangkalan kemarin.

SIAP DIPAKAI: Petugas berada di Laboratorium Komputer SMPN 2 Bangkalan kemarin. (VIVIN AGUSTIN HARTONO/RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN – Seluruh SMP di Bangkalan sudah melaksanakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) sejak 2018. Sebagian besar lembaga telah mampu menyelenggarakan ujian mandiri. Namun, beberapa sekolah masih bergabung dengan sekolah lain. Pemerintah menambah komputer dan server bagi sejumlah sekolah untuk menambah sarana prasarana (sarpras).

Kabid Pembinaan SMP Disdik Bangkalan Mustaqim menyampaikan, penambahan komputer tidak dianggarkan dalam APBD, tetapi bersumber dari APBN. Penambahan komputer dari pemerintah pusat atas dasar usulan sekolah melalui data pokok pendidikan (dapodik).

Penentuan sekolah penerima bantuan sesuai kriteria Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Sekolah yang diberi bantuan tambahan sarpras biasanya dihitung berdasarkan jumlah peserta didik. Kemudian, perbandingan ketersediaan sarpras dengan kebutuhan.

Setiap tahun bantuan penambahan sarpras seperti komputer memang tidak banyak. Hanya sebagian sekolah. Bantuan seperti komputer dari pemerintah pusat tidak melalui daerah. Penyaluran langsung diberikan ke sekolah penerima. Pemkab hanya menerima laporan dari sekolah jika mendapat bantuan dari kementerian. ”Jadi, kalau tahun ini sekolah mana yang dapat, kami tidak tahu. Karena itu dari pusat,” ucapnya kemarin (13/2).

Biasanya, kata Mustaqim, penyaluran bantuan diberikan sekitar akhir tahun. Karena itu, pihaknya belum mengetahui jumlah sekolah yang mendapat bantuan sarpras 2019. ”Sekitar Oktober. Akhir tahun. Kalau mengaca pada tahun-tahun sebelumnya,” papar Mustaqim.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Bangkalan Edy Haryadi memaparkan, tahun lalu ada lima sekolah yang mendapat tambahan komputer. Tiap sekolah mendapat 21 unit komputer dan 1 unit server. Dengan demikian, total penambahan komputer SMP 105 unit dan 5 server.

Sekolah penerima bantuan yakni SMPN 1 Bangkalan, SMPN 2 Bangkalan, SMPN 1 Blega, SMPN 1 Tanjungbumi, dan SMPN 1 Geger. ”Tahun 2017 kalau tidak salah dua sekolah yang mendapat,” tutur kepala SMPN 2 Bangkalan itu.

Dengan penambahan sarpras, kini total komputer di SMPN 2 Bangkalan 70 unit. Kemudian ada empat server yang siap digunakan untuk UNBK serta satu server cadangan. ”Untuk mendukung pelaksanaan UNBK. Makanya, diberi bantuan komputer,” ujarnya.

Pelaksanaan UNBK SMP 2019 akan digelar 22 April 2019. Peserta UNBK SMP berjumlah 15.655 siswa. Terdiri atas SMP negeri 6.703 siswa dan SMP swasta 8.952 siswa. Lembaga yang menyelenggarakan UNBK mandiri 135 sekolah. Sebanyak 52 sekolah negeri dan 83 sekolah swasta. Lembaga yang menggabung 85 sekolah. Yakni, sebelas sekolah negeri (SMP terbuka) dan 74 SMP swasta.

(mr/bad/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia