Jumat, 20 Sep 2019
radarmadura
icon-featured
Politik Pemerintahan

Masih Kekurangan Ribuan Surat Suara

13 Februari 2019, 10: 59: 16 WIB | editor : Abdul Basri

BELUM RAMPUNG: Petugas merakit kotak suara di gudang milik Warunk Upnormal.

BELUM RAMPUNG: Petugas merakit kotak suara di gudang milik Warunk Upnormal. (DAFIR/RadarMadura.id)

Share this      

SUMENEP – Pengadaan surat suara Pemilu 2019 belum rampung. Hingga kemarin (12/2), ada ribuan surat suara yang belum diterima Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep. KPU telah melapor ke KPU Jatim untuk ditindaklanjuti.

Ketua KPU Sumenep A. Warits menyatakan, surat suara yang kurang untuk pemilihan presiden (pilpres), DPD, dan DPR RI. Sementara untuk DPRD kabupaten dan provinsi sudah lengkap. Pihaknya tinggal menunggu surat suara cadangan.

”Kurang surat suara untuk DPR, DPD, dan presiden. Masing-masing sekitar dua ribu surat suara,” kata Warits. ”Kalau ditotal keseluruhan sekitar 10 ribu kekurangan surat suara. Itu termasuk dengan cadangan,” imbuhnya.

Pria asal Kecamatan Gapura itu menyatakan, pihaknya belum bisa memastikan total kekurangan surat suara. Sebab, belum dilakukan sortir lipatan. Penyortiran surat suara akan dilakukan Jumat (15/2).

Dia menerangkan, meskipun masih banyak surat suara yang belum diterima, jelas Warits, tidak menjadi kendala berarti. Sebab, pelaksanaan pemilu masih April. Namun agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, KPU selalu berkoordinasi dengan KPU Jatim.

Warits mengatakan, selain surat-suara, formulir C6, C1, dan C7 juga belum diterima. Dia mengaku tidak tahu kapan kekurangan logistik itu dikirimkan. Untuk distribusi logistik, Warits optimistis, H-7 pelaksanaan pemilu sudah didistribusikan.

Sekadar diketahui, DPT Pemilu 2019 berdasarkan hasil rapat pleno DPT HP-2 berjumlah 873.273 pemilih. Perinciannya, 410.927 pemilih laki-laki dan pemilih perempuan sebanyak 462.346. Tersebar di 27 kecamatan dan 4.315 tempat pemungutan suara (TPS).

(mr/han/daf/bas/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia