Senin, 27 May 2019
radarmadura
icon featured
Politik Pemerintahan

Anak Usia 5 Tahun Masuk DPT

KPU Minta Masyarakat Melapor

13 Februari 2019, 03: 45: 59 WIB | editor : Abdul Basri

Anak Usia 5 Tahun Masuk DPT

PAMEKASAN – Validasi daftar pemilih tetap (DPT) pemilu diragukan. Diduga kuat, ada orang meninggal terdaftar sebagai pemilih. Bahkan, ada anak yang masih berusia 5 tahun terdaftar sebagai pemilih.

Ketua DPC PPP Pamekasan Halili Yasin mengatakan, tim pemenangannya menemukan data bermasalah. Di antaranya, orang meninggal masuk DPT. Kemudian, ada nama yang orangnya tidak pernah ada di desa tersebut. Lalu, ditemukan data ganda. ”Satu orang sampai ganda menjadi enam,” katanya kemarin (12/2).

Bahkan, yang paling mengejutkan, ditemukan anak berusia 5 tahun tercantum sebagai pemilih. Kroscek tersebut dilakukan di daerah pemilihan (dapil) IV yang meliputi Kecamatan Kadur, Pegantenan, dan Pakong. Temuan itu tidak menutup kemungkinan juga terjadi di dapil lain.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus mengkroscek kembali daftar pemilih yang telah ditetapkan beberapa waktu lalu itu. Pria yang juga ketua DPRD Pamekasan itu menyampaikan, komisi I bisa memanggil KPU untuk meminta klarifikasi. Tetapi, yang paling penting, kroscek ulang data tersebut harus segera dilakukan.

Jika memang ada yang tidak memenuhi syarat (TMS) sebagai pemilih, penyelenggara harus menghapus. Tujuannya, agar pemilih pada 17 April mendatang itu benar-benar orang yang memiliki hak. Jika data bermasalah itu dibiarkan, dikhawatirkan akan menimbulkan gejolak di kemudian hari. Bahkan, tidak menutup kemungkinan bakal terjadi kecurangan. ”Harus segera diperbaiki,” katanya.

Komisioner KPU Pamekasan Divisi Perencanaan dan Data Muhammad Subhan mengatakan, sampai sekarang belum ada laporan terkait DPT bermasalah. Padahal, KPU mengumumkan data tersebut ke publik. Jika ada temuan data bermasalah, langsung disampaikan kepada KPU untuk ditindaklanjuti.

Subhan berharap, jika ada temuan di lapangan, diminta untuk segera dilaporkan secara detail. ”Kalau ada laporan, hari ini juga kami tindak lanjuti,” tandasnya. 

(mr/pen/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia