Sabtu, 18 Jan 2020
radarmadura
icon featured
Bangkalan
BPWS Gandeng BUMN

Pembangunan Jalan Tol Butuh Investasi Rp 2,6 Triliun

04 Februari 2019, 10: 34: 59 WIB | editor : Abdul Basri

Pembangunan Jalan Tol Butuh Investasi Rp 2,6 Triliun

Share this      

BANGKALAN – Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) bakal menggarap pembangunan jalan tol di Madura. Butuh investasi triliunan rupiah untuk merealisasikan proyek tersebut.

Pembangunan jalan tol itu tertuang dalam dokumen capaian program rencana induk percepatan pengembangan wilayah Suramadu 2015–2018 dan rencana program 2019–2024. BPWS telah merinci item pembangunan jalan tol di Madura.

Jalan tol akan dibangun mulai dari jalan raya akses Suramadu menuju Pelabuhan Tanjung Bulu Pandan, Kecamatan Klampis. Panjang jalan tol kurang lebih 15,8 kilometer. Lahan yang dibutuhkan kurang lebih 46 hektare. Proyek tersebut butuh investasi senilai Rp 2,6 triliun.

Kepala Divisi Data dan Informasi BPWS Pandit Indrawan menyatakan, pembangunan jalan tol dan pembangunan Pelabuhan Tanjung Bulu Pandan tidak bisa dipisahkan. Pembangunan jalan tol dan Pelabuhan Tanjung Bulu Pandan harus dilakukan secara simultan atau bersamaan.

”Tidak bisa bangun tol dulu atau bangun pelabuhan dulu. Tol dan pelabuhan harus dibangun secara bersamaan,” katanya.

Pembangunan KKM meliputi pelabuhan, kawasan CBD, kawasan industri, dan pergudangan. Pembangunan jalan tol tidak bisa dilakukan BPWS sendirian. BPWS telah menggandeng investor badan usaha milik negara (BUMN), yakni PT Boma Bisma Indra (PT BBI). Dengan skenario konsorsium.

PT BBI juga akan menggandeng investor lain di setiap pembangunan kawasan khusus Madura (KKM). Misalnya, pembangunan Pelabuhan Tanjung Bulu Pandan bekerja sama dengan PT Pelindo. ”Bidang industri akan menggandeng BUMN bergerak di bidang industri. Seperti itu skenarionya. Tinggal bagaimana PT BBI bisa merangkul semua investor di semua bidang,” jelas Pandit.

Pria berkacamata itu menambahkan, PT BBI diharapkan segera melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan jalan tol dan Pelabuhan Tanjung Bulu Pandan. Saat ini PT BBI terus melakukan studi.

Kapan pembebasan lahan dan proyek jalan tol digarap? Pandit belum bisa memberikan kepastian. ”Mohon doanya masyarakat Madura agar pembangunan jalan tol dan pelabuhan cepat terwujud,” ucapya.

Anggota Komisi C DPRD Bangkalan Musawwir mengatakan, BPWS atau investor hendaknya melakukan pendekatan secara persuasif kepada masyarakat agar pembebasan lahan sukses. ”Langkah awal pembangunan itu kan pembebasan lahan. Kalau pembebasan lahan mudah, insyaallah pembangunan jalan tol dan pelabuhan juga cepat,” katanya.

Dia mendukung BPWS melakukan pembangunan jalan tol di Madura dan pembangunan Pelabuhan Tanjung Bulu Pandan. ”Kami sangat mendukung, demi kemajuan Madura,” ucapnya.

(mr/bam/hud/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia