Jumat, 13 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Enam Bulan Jualan Sabu, Warga Desa Kampak Disel

29 Januari 2019, 19: 56: 22 WIB | editor : Abdul Basri

TERCYDUK: Tersangka Hoirul Anam dan Mustar saat diamankan tim opsnal Polsek Geger. 

TERCYDUK: Tersangka Hoirul Anam dan Mustar saat diamankan tim opsnal Polsek Geger.  (Humas Polres for RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN - Karena menjual sabu sabu (SS), tim opsnal Polsek Geger menangkap Hoirul Anam, 25, Selasa (28/1) sekitar pukul 16.30. Sementara pembeli yang diciduk adalah Mustar. Kedua pria yang ditangkap polisi tersebut merupakan warga Desa Kampak.

Kapolsek Geger AKP Bidarudin menuturkan, Hoirul Anam mengaku berjualan SS sekitar enam bulan. "SS tersebut diperoleh dari rekannya di Kecamatan Sepulu yang saat ini sudah masuk daftar pencarian orang (DPO)," ujarnya.

Dijelaskan, Mustar saat diperiksa mengaku pengguna lama. Sebelum berlangganan ke Hoirul Anam, pria berusia 31 tahun itu membeli ke rekannya di Kecamatan Arosbaya, Bangkalan dan Socah.

"Semua keterangan yang diperoleh dari kedua tersangka akan kami kembangkan," janji Bidarudin.

Sebelumnya, polisi mendapat laporan bahwa Mustar dan Anam sering membawa dan mengonsumsi SS. Petugas pun melakukan penyelidikan. Saat ditangkap di gardu, polisi menggeledah Mustar.

Hasilnya, polisi mengamankan barang bukti (BB) dari Mustar berupa SS seberat 0,62, pipet kaca dan sendok plastik yang disimpan di tas kecil.

Sementara BB dari Anam berupa tiga poket SS seberat 2,54 gram, 0,91 gram dan 3,45 gram. Termasuk, uang tunai Rp 600 ribu. (Julian Isna)

(mr/yan/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia