Jumat, 26 Apr 2019
radarmadura
icon featured
Sportainment
Madura United vs Cilegon United

Turunkan Pemain Paling Siap

29 Januari 2019, 12: 53: 25 WIB | editor : Abdul Basri

TAK SABAR: Andik Vermansah (kiri) mendapat gangguan dari Fandri Imbiri dalam latihan Madura United di Stadion Gelora Bangkalan beberapa waktu lalu.

TAK SABAR: Andik Vermansah (kiri) mendapat gangguan dari Fandri Imbiri dalam latihan Madura United di Stadion Gelora Bangkalan beberapa waktu lalu. (VIVIN AGUSTIN HARTONO/RadarMadura.id)

PAMEKASAN – Madura United akan menghadapi Cilegon United malam ini (29/1). Pertandingan babak 32 Piala Indonesia akan menjadi laga resmi perdana bagi Laskar Sape Kerrap tahun ini. Laga tersebut akan berlangsung di Stadion Gelora Ratu Pamelingan (SGRP), Pamekasan.

Madura United tidak memiliki waktu banyak untuk melakukan persiapan dan berlatih strategi. Slamet Nurcahyo dkk hanya memiliki kesempatan berkumpul selama 14 hari. Namun, para penggawa Laskar Sape Kerrap dituntut tampil maksimal untuk meraih kemenangan.

Di atas kertas, kekuatan kedua tim memang tak sebanding. Madura United adalah sebuah tim bertabur bintang. Sementara Cilegon United adalah tim yang berkompetisi di Liga 2. Tim berjuluk The Volcano juga hanya membawa 14 pemain ke Pulau Garam. Bahkan, untuk kiper tidak ada pengganti.

Seperti pernyataan Pelatih Madura United Dejan Antonic, saat ini banyak tim yang belum siap berkompetisi. Namun hal itu tidak boleh terjadi pada Madura United. Itu bukan karakter orang Madura. Masyarakat Madura adalah pekerja keras. ”Kami harus memenangkan pertandingan, dan harus lolos ke babak selanjutnya,” ungkap Dejan.

Perbedaan kualitas juga tidak boleh menjadi alasan bagi Madura United untuk bersantai. Pasalnya, laga di leg pertama ini begitu penting. Selain sebagai ajang melihat kompesisi pemain yang pas bagi tim, kemenangan dapat membuat suporter Madura United senang.

Kemenangan di kandang juga modal baik untuk melakoni leg kedua di kandang Cilegon United 6 Februari. Partai kedua sendiri akan digelar di Stadion Krakatau Steel, Cilegon. Tentu skuad besutan Agus Triyono tak ingin mengalah di kandang sendiri.

Pelatih asal Serbia itu mengatakan, tidak akan menurunkan formasi seperti keinginan suporter atau siapa pun. Dia akan menurunkan formasi terbaik yang cocok untuk tim, sehingga permainan akan berjalan maksimal dan timnya bisa meraih kemenangan.

Terlebih, kondisi pemain memang belum 100 persen dalam performa terbaiknya. Dengan demikian, Dejan harus lebih jeli melihat siapa saja yang layak diturunkan. ”Siapa pun yang akan main dia adalah pemain yang paling siap,” jelas Dejan lagi.

Pelatih 50 tahun itu menilai, peningkatan fisik tidak begitu signifikan. Sebab, latihan baru berjalan selama dua pekan. Sementara target tim adalah Liga 1 yang rencananya akan dimulai pada Mei mendatang. Karena itu, permainan Laskar Sape Kerrap yang sesungguhnya bisa jadi belum tampak malam ini.

(mr/dam/han/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia