Senin, 16 Dec 2019
radarmadura
icon-featured
Hukum & Kriminal

Berkas Idris Masuk Pengadilan

Sidang Perdana Direncanakan Selasa Depan

24 Januari 2019, 07: 05: 59 WIB | editor : Abdul Basri

Berkas Idris Masuk Pengadilan

Share this      

SAMPANG – Kasus pembunuhan berencana dengan terdakwa Idris, 31, warga Desa Tamberu Laok, Kecamatan Sokobanah, memasuki babak baru. Kejaksaan negeri (kejari) melimpahkan berkas perkara tersebut ke Pengadilan Negeri (PN) Sampang kemarin (23/1).

Kasidatun Kejari Sampang Nur Solikhin mengutarakan, kini jaksa hanya menunggu penetapan jawdal sidang dari PN. ”Sudah dilimpahkan, tinggal nunggu jadwal penetapan sidang dari pengadilan,” katanya.

Penyusunan dakwaan dan tuntutan terhadap tersangka yang menembak Subaidi, 35, warga Desa Tamberu Timur, Kecamatan Sokobanah, mengunakan senjata api (senpi) sudah selesai. ”Kami belum mendapat kepastian kapan kasus itu akan disidang,” ujarnya.

Pada agenda sidang pertama jaksa bakal membacakan dakwaan. Lalu, hakim memberikan kesempatan kepada terdakwa untuk melakukan eksepsi pada sidang berikutnya. ”Kami sudah siap melaksanakan sidang. Semoga jadwal sidang segera keluar,” harapnya.

Humas PN Sampang I Gede Perwata membenarkan bahwa berkas tersangka Idris sudah masuk lembaganya. Pihaknya masih akan menjadwalkan pelaksanaan sidangnya. ”Iya, sudah kami terima dari kejaksaan,” ungkap dia.

Jika tidak berubah, pihaknya berencana menjadwalkan sidang perdana Idris pada Selasa (29/1). Berkas yang dilimpahkan kejari juga sudah lengkap. ”Jika tidak berubah, rencana sidang perdananya selasa depan,” terangnya.

Sementara itu, Nurfaizah, istri almarhum Subaidi, berharap tersangka dihukum maksimal. Almarhum meninggalkan seorang anak yang masih berumur tujuh tahun. Saat ini dia juga mengandung anak kedua dari almarhum.

”Hukum yang berat dan maksimal, tulang punggung keluarga kami sudah tidak ada. Semoga polisi, kejaksaan, dan pengadilan profesional menangani kasus ini dan tidak main-main,” pintanya.

Juru Bicara (Jubir) Ikatan Alumni Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata (Ikaba) Salim Segav menegaskan, dirinya tetap berkomitmen bersama alumni seluruh Indonesia untuk mengawal kasus tersebut. ”Ini komitmen kami. Semoga ini mampu mendorong seluruh pihak untuk bekerja profesional dan proporsional,” kata dia.

(mr/rus/onk/bas/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia