Sabtu, 19 Oct 2019
radarmadura
icon featured
Bangkalan

Disbudpar Ajukan Pembahasan Raperda Ripparkab

20 Januari 2019, 19: 11: 40 WIB | editor : Abdul Basri

TAK PERNAH SEPI: Wisatawan saat berkunjung ke Makam Syaikhona Moh. Kholil Bangkalan kemarin. 

TAK PERNAH SEPI: Wisatawan saat berkunjung ke Makam Syaikhona Moh. Kholil Bangkalan kemarin.  (BADRI STIAWAN/RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN – Untuk menjadi pedoman, rencana induk pembangunan pariwisata kabupaten (ripparkab) tidak cukup jadi buku saja. Tapi juga diperlukan adanya aturan yang mengikat isi dalam dokumen tersebut.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bangkalan Lily Setiawaty Mukti menyampaikan, nantinya pembangunan pariwisata kabupaten akan tertuang dalam peraturan daerah (perda). Saat ini pihaknya mengupayakan ripparkab bisa dibahas dalam bentuk rancangan peraturan daerah (raperda).

”Sudah kami serahkan ke bagian hukum. Masih menunggu antrean. Sudah ada di sana semua,” ungkapnya kemarin (19/1).

Jika tidak ada kendala, lanjut Lily, kemungkinan raperda seputar ripparkab rampung di 2019 ini. Dia berharap aturan tersebut bisa rampung sebelum pesta demokrasi digelar April mendatang. Dengan begitu, ripparkab bisa segera dilaksanakan.

”Mudah-mudahan Februari ini bisa segera dibahas biar bisa segera jalan,” harap perempuan berkacamata itu.

Anggota Komisi D DPRD Bangkalan Abdurrahman Thohir meminta dinas terkait aktif berkoordinasi. Dengan begitu, pembahasan raperda ripparkab bisa segera dilakukan. ”Kalau sudah ada pedomannya, lebih mudah. Harus dijalankan. Jangan sebatas rencana. Ripparkab harus bisa mengembangkan wisata di Bangkalan,” kata politikus partai Demokrat itu. 

(mr/bad/onk/bas/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia