Senin, 16 Dec 2019
radarmadura
icon-featured
Hukum & Kriminal
Kejari Terima Berkas Kasus Penembakan

Tersangka Terancam Hukuman Mati

16 Januari 2019, 01: 07: 11 WIB | editor : Abdul Basri

DIPERIKSA: Petugas Kejari Sampang menginterogasi Idris kemarin.

DIPERIKSA: Petugas Kejari Sampang menginterogasi Idris kemarin. (DAFIR/RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG – Kasus penembakan dengan tersangka Idris, 31, warga Desa Tamberu, Kecamatan Sokobanah, Sampang, memasuki babak baru. Penyidik Polres Sampang menyerahkan berkas dan tersangka kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang kemarin (15/1) sekitar pukul 13.15.

Usai serah terima, berkas dan tersangka Idris dibawa ke ruang Kasi Datun Kejari Sampang Nur Sholikin yang beradai di lantai dua. Jaksa melakukan pemeriksaan kurang lebih 40 menit.  

Kasi Intel Kejari Sampang Ivan Kusuma Yuda menuturkan, tersangka menjadi tahanan kejari 20 hari ke depan. Pria asal Kabupaten Bangkalan itu menyatakan, selama 20 hari tersebut pihaknya akan mempersiapkan rencana dakwaan.

”Semoga proses selanjutnya segera selesai dan maksimal. Segera bisa dilimpahkan untuk disidang,” tegasnya kepada sejumlah awak media.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Sampang AKP Hery Kusnanto mengatakan, berkas penyidikan kasus tersebut lengkap (P21). Karena itu, berkas langsung diserahkan ke kejaksaan. ”Iya hari ini (kemarin, Red) pelimpahan tahap dua tersangka Idris,” katanya.

Hery menjelaskan, penyidik mencantumkan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, pasal 338 tentang menghilangkan nyawa orang secara sengaja, dan pasal 351 ayat (3) tentang penganiayaan. Kemudian pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951. Ancamannya hukuman mati atau penjara seumur hidup atau selama-lamanya 20 tahun penjara.

”Tersangka Idris dijerat hukuman berlapis,” tegasnya mewakili Kapolres Sampang AKBP Budi Wardiman. 

(mr/rul/han/bas/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia