Sabtu, 23 Nov 2019
radarmadura
icon featured
Pamekasan

Ternyata, Pencairan Dana Jaspel BPJS Kesehatan se Indonesia Telat

12 Januari 2019, 17: 40: 05 WIB | editor : Abdul Basri

LENGANG: Pengendara sepeda motor melintas di depan kantor BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan.

LENGANG: Pengendara sepeda motor melintas di depan kantor BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan. (Herlina Trisukma/RadarMadura.id)

Share this      

PAMEKASAN - BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan berjanji segera menyelesaikan tagihan pembayaran dana jasa pelayanan (jaspel). Itu setelah, pencairan dana jaspel di RS Mohammad Zyn Sampang tersendat dan menjadi polemik.

Hingga saat ini paramedis, medis dan tenaga ahli lainnya sudah 7 bulan tidak menikmati dana jaspel. Total dana jaspel yang belun cair lebih dari Rp 17 miliar.

Eko D Kesdu, Kepala Bidang SDM Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan membenarkan jika RSUD Mohammad Zyn Sampang telah mengajukan klaim.

"Memang benar, sudah mengajukan klaim. Kami juga sudah menverifikasi, tinggal tunggu pembayarannya. Nah, pembayarannya itu nunggu dana dari pusat," katanya.

Dikatakan, keterlambatan pencairan dana jaspel tersebut tidak hanya terjadi di Sampang. Tapi, seluruh Indonesia.

"Ini masalah nasional, dan dananya itu bukan dari masing-masing kantor cabang, tapi dari pusat. Jadi harus nunggu dropping dana dari pusat," terang Eko D Kesdu.

Jika dana dari pusat sudah didroping, lanjut Eko D Kesdu, BPJS Kesehatan berjanji langsung mendistribusikan ke RS ataupun puskesmas yang sudah mengajukan klaim.

"Kami belum tau kapan dana itu cair. Tapi kalau dananya cair, pasti kami distribusikan, sesuai antrian klaim yang masuk," jelasnya. (Herlina Trisukma)

(mr/yan/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia