Rabu, 26 Jun 2019
radarmadura
icon featured
Sumenep

Dari 25 Objek Wisata, Disparbudpora Baru Mengelola 3 Destinasi

12 Januari 2019, 17: 27: 05 WIB | editor : Abdul Basri

EKSOTIS: Pantai Badur, salah satu pantai yang belum bisa dikelola pemkab.

EKSOTIS: Pantai Badur, salah satu pantai yang belum bisa dikelola pemkab. (UBAY SHABARO/RadarMadura.id)

Share this      

SUMENEP - Pengelolaan destinasi wisata di Sumenep tidak semuanya ditangani pemkab. Buktinya, Disparbudpora Sumenep hanya mengelola 3 objek wisata. Sementara 25 tempat wisata lainnya belum tersentuh alias swakelola masyarakat.

Disparbudpora hanya mengelola Pantai Lombang, Pantai Slopeng, dan Museum Keraton. Justru para wisatawan nusantara (wisnus) dan wisatawan mancanegara (wisman), lebih banyak melancong ke tempat wisata yang dikelola kelompok masyarakat sadar wisata.

Amatan RadarMadura.id, wisnus yang datang ke Sumenep, banyak berkunjung ke Asta Tinggi dan Asta Sayid Yusuf di Kecamatan Talango. Sedangkan wisman lebih meminati Gili Labak, Pulau Oksigen Gili Iyang, dan Pantai Sembilan Gili Genting.

Kabid Kebudayaan Disparbudpora Sumenep, Imam Buchori, mengatakan memang tidak ingin mengelol semua objej wisata. Jika semua deatinas wisata dikelola institusinya, perekonomian masyarakat tidak akan tumbuh.

"Kami menginginkan masyarakat ikut andil melestarikan wisata di Sumenep," katanya. (Ubay Shabaro)

(mr/yan/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia