Sabtu, 14 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Sumenep

Belum Ada yang Setor LPj DD dan ADD 2018

11 Januari 2019, 13: 31: 28 WIB | editor : Abdul Basri

Belum Ada yang Setor LPj DD dan ADD 2018

Share this      

SUMENEP –  Upaya pemerintah desa untuk mempercepat laporan pertanggungjawaban (LPj) dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) 2018 rendah. Hingga kini, dari 330 desa se-Sumenep, tidak ada yang menyetorkan LPj. Padahal batas waktu yang ditentukan tinggal 10 hari lagi, yakni 20 Januari.

Hal tersebut tidak berbanding lurus pada saat tahap pencairan DD dan ADD. Pemerintah desa yang berbondong-bondong mempercepat pengajuan pencairan dana. Tetapi ketika tahap laporan, pemerintah desa lamban.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep Ahmad Masuni mengira-ngira LPj DD dan ADD 2018 masih disusun. Dia mengingatkan, LPj wajib selesai 20 Januari.

Kata Masuni, tidak ada alasan bagi pemerintah desa untuk lambat membuat LPj DD dan ADD 2018. Sebab, LPj yang dibuat pemerintah desa itu nantinya menjadi bahan audit oleh BPK. ”Jangan sampai melewati 20 Januari,” tegasnya.

Masuni menyatakan, jika sampai melewati 20 Januari, memang tidak ada sanksi khusus. Tetapi akan dilakukan penundaan pencairan DD dan ADD tahap II 2019. Sebab syarat pencairan, tahap II LPj 2018 harus selesai. ”Kalau syarat pencairan tahap I cukup APBDes 2019,” terangnya.

Total DD dan ADD 2018 Rp 402 miliar. Perinciannya, DD Rp 278 miliar dan ADD Rp 124 miliar. ”Prinsipnya, saya tegaskan, desa harus selesai dengan waktu yang ditentukan itu,” pungkasnya.

Ketua Komisi I DPRD Sumenep Abdul Hamid Ali Munir mengatakan, DPMD harus sering-sering mengingatkan pemerintah desa untuk segera menyusun LPj DD dan ADD 2018. Kalau bisa garis koordinasinya tidak cukup melalui kecamatan. Tetapi, langsung masing-masing koordinator asosiasi kepala desa (AKD) tiap kecamatan. ”Mungkin itu jauh lebih efektif,” sarannya.

(mr/daf/hud/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia