Jumat, 15 Nov 2019
radarmadura
icon featured
Pamekasan

Pemkab Bakal Wajibkan ASN Berbatik Khas

11 Januari 2019, 01: 24: 35 WIB | editor : Abdul Basri

BERBAKAT: Sejumlah siswa mencoba membatik kain di kawasan Arek Lancor, Senin (7/1).

BERBAKAT: Sejumlah siswa mencoba membatik kain di kawasan Arek Lancor, Senin (7/1). (MOH. ALI MUHSIN/RadarMadura.id)

Share this      

PAMEKASAN – Upaya pemerintah untuk meningkatkan produksi batik Pamekasan terus dilakukan. Dalam waktu dekat, pemerintah akan mengeluarkan SK wajib mengenakan batik khas Pamekasan bagi ASN di lingkungan pemkab.

”Pemkab akan mengeluarkan surat edaran baru agar semua kepala dinas dan perangkat ASN mengenakan batik Pamekasan. Selain batik Pamekasan tidak boleh,” kata Plt Sekkab Pamekasan Mohammad Alwi.

Kebijakan tersebut akan diberlakukan tiap Kamis dan Jumat. Hal itu sebagai wujud nyata dukungan pemkab terhadap perajin batik. ”Harapannya, produksi batik Pamekasan meningkat, kecintaannya kepada batik semakin bagus. Ini namanya membela UMKM,” tegasnya.

Di Pamekasan, lanjut Alwi, ada sekitar 6.526 karyawan yang menggantungkan hidupnya kepada perajin batik. Sementara unit usaha batik ada sekitar 933 unit. Usaha mereka perlu didukung demi kelancaran produksi batik. ”Kita akan terus perhatikan nasib mereka melalui kebijakan yang akan kita buat,” terangnya.

Afifurrahman, perajin batik asal Palengaan, mengapresiasi rencana pemerintah tersebut. Dia meyakini kebijakan itu akan bepengaruh pada peningkatan produksi batik di Pamekasan. ”Pemasaran batik saat ini memang mulai lesu. Kami berharap kebijakan itu bisa kembali meningkatkan produksi dan kejayaan batik Pamekasan,” terangnya.

Kendati demikian, dia berharap dalam pembelian batik nanti tidak dipermainkan. ASN bisa membeli batik kepada perajin atau pedagang langsung. ”Jangan sampai dimonopoli oleh seseorang saja. Kalau seperti itu, hanya dinikmati sebagian orang,” tukasnya.

(mr/sin/luq/bas/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia