Jumat, 15 Nov 2019
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Saksi Absen, Sidang Dugaan Pembunuhan Ditunda

09 Januari 2019, 19: 42: 01 WIB | editor : Abdul Basri

TAK BERLANGSUNG LAMA: Terdakwa dugaan pembunuhan saat berada di ruang sidang di Pengadilan Negeri Bangkalan.

TAK BERLANGSUNG LAMA: Terdakwa dugaan pembunuhan saat berada di ruang sidang di Pengadilan Negeri Bangkalan. (BAHRUL ULUM/RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN – Sidang lanjutan dugaan pembunuhan dengan terdakwa Abd. Muis, 55, warga Desa Tobaddung, Kecamatan Klampis, batal digelar di Pengadilan Negeri (PN) Bangkalan kemarin (8/1). Sidang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi itu ditunda pekan depan.

Pasalnya, dua saksi yang akan didatangkan jaksa penuntut umum (JPU) tidak hadir. Maka dari itu, Hakim Ketua Sugiri Wiryandono menyatakan sidang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi ditunda Selasa (15/1).

Pada sidang sebelumnya jaksa mendakwa Abd. Muis dengan pasal berlapis. Yakni, pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana, pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan Biasa, dan pasal 359 KUHP karena menyebabkan orang lain meninggal.

JPU Budi Dermawan mengungkapkan akan kembali melayangkan surat pemberitahuan kepada saksi. Dengan demikian, pekan depan bisa menghadiri sidang. ”Sidangnya ditunda pekan depan,” katanya singkat.

Sementara Jimhur selalu Penasihat Hukum Abd. Muis mengatakan, akan terus mengikuti proses sidang hingga tuntas. Sebab kliennya tidak bersalah. Pihaknya berjanji akan membeberkan semua fakta pada sidang-sidang selanjutnya. ”Sekarang kan ditunda. Pada sidang berikutnya akan kami beberkan semua kejanggalannya,” ujarnya.

Untuk diketahui, Sukairi, 19, warga Desa Tobaddung, Kecamatan Klampis, ditemukan tewas di kandang ternak milik Abd. Muis saat hendak membeli bebek, Rabu (18/7/2018). Tewasnya korban dirasa janggal oleh pihak keluarga. Lalu, meminta polisi dan tim medis melakukan otopsi dengan cara membongkar kuburan Sukairi pada Selasa (28/8/2018).

Dari hasil visum, bagian tubuh korban ada bekas tersengat aliran listrik. Polisi terus melakukan penyelidikan. Kamis (27/9/2018) sekitar 10.00 menciduk Abd. Muis yang diduga dengan sengaja memasang aliran listrik di kandang bebeknya hingga mengakibatkan korban tewas tersetrum. 

(mr/bam/onk/bas/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia