Sabtu, 07 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Jelang Sidang, Babur dan Koko Pasrah

07 Januari 2019, 13: 50: 16 WIB | editor : Abdul Basri

TAK GAIRAH: Babur Rahman dan Koko Andriyanto usai diperiksa di kantor Kejari Sumenep beberapa waktu lalu.

TAK GAIRAH: Babur Rahman dan Koko Andriyanto usai diperiksa di kantor Kejari Sumenep beberapa waktu lalu. (Ubay Shabaro/RadarMadura.id)

Share this      

SUMENEP - Jelang persidangan, dua tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi Pasar Pragaan, Babur Rahman dan Koko Andriyanto mengaku  pasrah. Hal itu, diungkapkan saat ditemui RadarMadura.id di Rutan Kelas II-B Sumenep pada Senin (7/1) sekitar pukul 10.12.

Saat ditemui RadarMadura.id di Rutan Kelas II-B Sumenep, Babur Rahman dan Koko Andriyanto didampingi keluarganya.

Saat ini, Babur Rahman dan Koko Andriyanto menempati sel nomor 7 berukuran 2x4 meter persegi berbaur dengan 11 penghuni lainnya.

Babur Rahman kepada RadarMadura.id mengungkapkan, ukuran sel hanya 2X4 meter persegi. Jadi, tidurnya berdempet-dempetan dengan penghuni lainnya.

"Kepala ketemu kaki sudah biasa, namanya berbaur dengan penghuni rutan lainnya. Mau bagaimana lagi," katanya.

Dijelaskan, saat ini sudah siap menjalani persidangan. "Jika dalam persidangan nanti saya akhirnya dihukum karena pekerjaan tidak sesuai, saya tidak bisa berbuat apa-apa," katanya.

Sedangkan Koko Andriyanto yang dalam perkara tersebut menjabat sebagai konsultan pengawas, juga pasrah. Kini, hanya bisa meratapi nasib.

"Saya juga tidak bisa berbuat apa-apa. Saya hanya berharap keberuntungan berpihak pada kami," harapnya. (Ubay Shabaro)

(mr/yan/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia