Kamis, 12 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Jadi Budak Narkoba, Dua Pemuda Diringkus Polisi

29 Desember 2018, 13: 40: 30 WIB | editor : Abdul Basri

Jadi Budak Narkoba, Dua Pemuda Diringkus Polisi

Share this      

PAMEKASAN – Penyalahgunaan narkoba masih saja terjadi. Polisi kembali meringkus dua pemuda yang diduga kuat berperan sebagai pengedar barang haram tersebut. Penangkapan itu terjadi pada Kamis (27/12) sekitar pukul 15.30.

Kasatnarkoba Polres Pamekasan AKP M. Sjaiful mengatakan, berdasarkan laporan dari masyarakat, ada dua pemuda yang diduga hendak mengedarkan narkoba. Kemudian, polisi membuntuti dua pemuda tersebut.

Sekitar pukul 15.30, polisi menyetop dua pemuda itu di Desa Batubintang, Kecamatang Batumarmar. Dua pemuda itu adalah Sofiyanto, 22, dan Rofiqi, 21. Keduanya warga Desa Nylabu Daya, Kecamatan Kota Pamekasan.

Setelah digeledah, korps berbaju cokelat itu menemukan narkoba jenis sabu-sabu seberat 1,67 gram. Barang haram itu disimpan dalam dashbord motor Honda Beat warna putih dengan nomor polisi M 2519 BC.

Kedua pemuda itu langsung dibawa ke Mapolres Pamekasan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sejumlah barang bukti (BB) juga disita untuk kepentingan penyelidikan.

Yakni, satu poket klip plastik kecil berisi sabu-sabu seberat 1,67 gram. Lalu, satu bandel plastik klip kecil, satu sobekan kertas koran yang digunakan sebagai pembungkus. Kemudian, sepeda Motor Honda Beat.

Akibat perbuatannya, kedua pemuda itu dijerat pasal  112 ayat 1 dan pasal 114 ayat 1 ayat 1. Juncto 132 UU 35/2009 tentang Narkotika. ”Ancaman hukumannya di atas lima tahun,” katanya Jumat (28/12).

Sjaiful menyampaikan, pengawasan terhadap peredaran barang haram itu bakal dilakukan secara optimal. Masyarakat diminta membentuk petugas untuk memberantas narkoba.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Pamekasan Dul Haq mengapresiasi penangkapan penyalah guna narkoba itu. Dia berharap, operasi semakin ketat sehingga tidak ada celah bagi siapa pun untuk mengedarkan barang haram itu. ”Kami apresiasi dan mendorong pengawasan yang lebih ketat,” tandasnya. 

 

(mr/pen/han/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia