Rabu, 24 Jul 2019
radarmadura
icon featured
Sportainment
Kemungkinan Besar Tetap Pelatih Asing

AFC Licence Diharapkan Bisa Berdampak Positif

27 Desember 2018, 01: 21: 21 WIB | editor : Abdul Basri

SATU-SATUNYA: Seluruh pemain dan pelatih Madura United ketika menjuarai Suramadu Super Cup 2018.

SATU-SATUNYA: Seluruh pemain dan pelatih Madura United ketika menjuarai Suramadu Super Cup 2018. (A.YUSRON FARISANDY/RadarMadura.id)

Share this      

SALAH satu prestasi yang patut dibanggakan, tahun ini Madura United resmi mendapatkan lisensi klub professional. Lisensi itu diberikan oleh Club Licensing Committee (CLC) pada tanggal 25 Oktober lalu. Lisensi itu didapat setelah melalui serangkainan proses verifikasi dokumen klub.

Verifikasi klub dilakukan sejak 1 April 2017 dan akan berakhir pada 31 Oktober. Namun, sebelum batas waktu berakhir, tim kebanggaan masyarakat Madura itu telah dinyatakan layak mendapat lisensi sebagai klub professional.

”AFC Licence sudah diterima. Financial audit sampai dengan September 2017 juga sudah selesai. Ini perjuangan semua pihak, terimakasih,” ungkap presiden klub Madura United Achsanul Qosasi. Itu menjadi nilai positif bagi Madura United menyongsong Liga 1 2019.

DEMI MADURA: Presiden klub Madura United Achsanul Qosasi ketika menyapa supporter.

DEMI MADURA: Presiden klub Madura United Achsanul Qosasi ketika menyapa supporter. (A.YUSRON FARISANDY/RadarMadura.id)

Selain mendatangkan pemain berkualitas, manajemen memiliki tanggung jawab harus mencari pengganti Gomes de Olivera. Manajer tim, Haruna Soemitro mengungkapkan, pelatih baru Madura United akan dipastian setelah libur Natal.

Setelah pelatih baru datang, perburuan pemain akan terus dilakukan. ”Semua tergantung pelatih, kalau pelatih baru nanti merekomendasikan itu (pemain) tentu kami ingin berusaha (mendapatkan pemain yang dimaksud),” tutur Haruna.

Sebelumnya diberitakan, ada beberapa kemungkinan mengenai calon pelatih anyar Madura United. Beberapa nama dikaitkan dengan Madura. Antara lain termasuk pelatih Persib Bandung, Roberto Carlos Mario Gomez, pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra, dan PSM Makassar, Robert Rene Alberts.

Meski tidak menyebut nama dari sosok yang tengah dibidik, Haruna menyebut calon pelatih timnya itu merupakan juru taktik asing dari tim kontestan Liga 1 2018. Faktor lain yang membuat calon pelatih anyar Madura United mengerucut ke tiga nama itu berdasarkan penuturan Haruna adalah, eksistensi dan performa tim.

”Pelatih ini adalah pelatih yang eksisting di Indonesia. Anda tebak saja dari peringkat satu hingga peringkat 18 dan asing,” ucapnya. 

(mr/dam/han/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia