Rabu, 24 Jul 2019
radarmadura
icon featured
Features

Kreativitas Siswa Ciptakan Robot Pintar Bermain Sepak Bola

Dikontrol melalui Aplikasi Smartphone

16 Desember 2018, 11: 52: 38 WIB | editor : Abdul Basri

KREATIF: Sejumlah siswa di Pamekasan mengontrol robot bermain sepak bola.

KREATIF: Sejumlah siswa di Pamekasan mengontrol robot bermain sepak bola. (MOH. ALI MUHSIN/RadarMadura.id)

Share this      

PAMEKASAN - Sejumlah siswa SMAN 4 Pamekasan terlihat semangat Sabtu (15/12). Mereka menjadi suporter pertandingan sepak bola di lapangan sekolah tersebut.

Hanya, yang mereka tonton bukanlah pertandingan sepak bola sebenarnya. Melainkan pertandingan sepak bola yang dimainkan robot.

Pertandingan sepak bola ini juga sangat menghibur dan menarik. Gol berhasil diciptakan ke gawang lawan. Namun, beberapa kali laju bola ukuran kecil itu ke arah gawang bisa dihadang.

Robot itu mengutak-atik bola di lapangan kayu dengan ukuran panjang 1 meter dan lebar setengah meter. Robot tersebut digerakkan atau dioperasikan melaui aplikasi di smartphone. Nama aplikasinya Arduino RC.

Robot itu diciptakan oleh siswa-siswa SMAN 4 Pamekasan. Robot tersebut diberi nama Karbora (Karapan Robot Madura). ”Robot ini didesain bisa bermain sepak bola,” kata Fajar Thoriqusalam Afandi, siswa kelas XI IPA 4.

Dia menjelaskan, robot tersebut dikerjakan tim. Satu robot bisa dikerjakan selama  hampir satu bulan. ”Satu robot pembiayaannya sekitar Rp 500,” sebut dia.

Untuk membuat robot itu, lanjut Fajar, dirinya bersama teman-temannya belajar di Google atau YouTube. Selain itu, belajar kepada tutor yang memang sengaja didatangkan oleh pihak sekolah. ”Peralatan beli satu per satu, lalu kami rakit sendiri,” terangnya.

Peralatan yang dibutuhkan di antaranya, gearbox sebagai motor penggerak maju atau mundur, arduino sebagai sistem pemrograman, dan kick sebagai penendang bola. ”Senang bisa membuat robot untuk dijadikan hiburan,” ujarnya sembari tersenyum.

Kepala SMAN 4 Pamekasan Moh. Arifin menjelaskan, perkembangan teknologi saat ini melaju pesat. Karena itu, siswa-siswinya diajari melek  teknologi. ”Kami arahkan ke hal-hal yang positif dengan menciptakan sesutu yang kreatif,” katanya.

Menurut dia, anak-anak saat ini hidup di era digital yang penuh persaingan dan tantangan. Jika tidak dibekali ilmu yang baik, akan menajdi penonton di negaranya sendiri. ”Kami berupaya anak didik kami dibekali ilmu yang memang dibutuhkan untuk masa depannya,” tukas dia.

(mr/hud/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia