Senin, 16 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Pasca Digrebek, Polisi Bakar Bilik SS di Kampung Narkoba

15 Desember 2018, 17: 54: 10 WIB | editor : Abdul Basri

BASMI: Gubuk dan bilik SS di Dusun Tapel, Desa Parseh, Kec. Socah dibakar, Sabtu (15/12) pukul 9.00.

BASMI: Gubuk dan bilik SS di Dusun Tapel, Desa Parseh, Kec. Socah dibakar, Sabtu (15/12) pukul 9.00. (Julian Isna/RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN - Setelah melakukan penggerebekan, polisi kembali mendatangi Desa Parseh dan Desa Sanggrah Agung, Kecamatan Socah, Sabtu (15/12) pukul 09.00. Ratusan polisi bersenjata lengkap membakar bilik dan gubuk yang dijadikan tempat pesta sabu-sabu (SS) di kampung narkoba.

Pantauan RadarMadura.id, polisi melakukan pemusnahan gubuk dan bilik di tiga lokasi. Yakni dua titik di Desa Parseh dan satu lokasi di Desa Sanggrah Agung.

Sedikitnya ada lima bilik atau gubuk yang dimusnahkan. Dua bilik di Desa Parseh dibakar, dan dua bilik dirobohkan. Sementara satu gubuk juga dibakar di Desa Sanggrah Agung.

Aksi pemusnahan sarang narkoba dipimpin langsung Kassubagdalops Polres Bangkalan AKP Wahyudi. Sedikitnya 200 personil yang dilibatkan dalam pembakaran. Mereka terbagi dua kelompok, yakni ke Desa Parseh dan Desa Sanggrah Agung.

Kasatresnarkoba Polres Bangkalan, AKP Puguh Suatmojo mengatakan kegiatan perobohan dan pembakaran merupakan tindakan lanjut dari kegiatan grebek kampung narkoba.

"Kemarin sudah berhasil kami tangkap pelakunya, dan sekarang kita musnahkan sarangnya," tegasnya. 

Sayangnya, selama dua hari polisi mengobrak abrik kampung narkoba tidak diketahui pemilik bilik dan gubuk.

Namun hingga saat ini, pemilik gubuk tersebut belum diketahui siapa pemiliknya. "Kami masih mendalaminya," katanya.  (Julian Isna)

(mr/fat/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia