Jumat, 15 Nov 2019
radarmadura
icon featured
Politik Pemerintahan
Cara Tim Prabowo-Sandi Menangkan Pilpres 2019

Resmikan Posko Juang, Lahirkan Demokrasi yang Sehat

15 Desember 2018, 14: 21: 02 WIB | editor : Abdul Basri

TANDA PERESMIAN: Moh. Nizar Zahro memberikan tumpeng kepada Ketua Posko Juang Pamekasan Munaji Santoso pada peresmian Posko Juang Prabowo-Sandi.

TANDA PERESMIAN: Moh. Nizar Zahro memberikan tumpeng kepada Ketua Posko Juang Pamekasan Munaji Santoso pada peresmian Posko Juang Prabowo-Sandi. (MOH. ALI MUHSIN/RadarMadura.id)

Share this      

PAMEKASAN - Tim pemenangan (capres-cawapres) Prabowo-Sandi di Madura semakin solid. Mereka siap memenangkan pasangan calon presiden dan wakil presiden tersebut.

TimPrabowo-Sandi meresmikan Posko Juang di Jalan Adikara Kelurahan Barurambat Kota Kabupaten Pamekasan, Kamis (13/12). Rumah Juang diresmikan oleh Tim Kampanye Nasional (TKN) RKH. M. Tohir Abd. Hamid.

Peresmian posko juang ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Wakil Ketua DPP Partai Gerindra H. Moh. Nizar Zahro. Lalu, potongan tumpeng tersebut diberikan kepada Ketua Posko Juang Pamekasan Munaji Santoso. Peresmian tersebut dihadiri kiai, ulama, dan puluhan undangan.

KARISMATIK: RKH. M. Tohir Abd. Hamid (pegang mik) memberikan sambutan pada peresmian Posko Juang Prabowo-Sandi.

KARISMATIK: RKH. M. Tohir Abd. Hamid (pegang mik) memberikan sambutan pada peresmian Posko Juang Prabowo-Sandi. (MOH. ALI MUHSIN/RadarMadura.id)

Anggota TKN Prabowo-Sandi RKH M. Tohir Abd. Hamid menjelaskan, posko juang merupakan tempat relawan Prabowo-Sandi untuk menyusun strategi demi merebut hati rakyat. Rumah juang ini diharapkan menjadi rumah kemenangan pada 2019.

”Saya berharap tempat ini barokah dan sesuai dengan harapan diresmikannya rumah juang ini. Dari rumah juang ini diharapkan menjadi rumah kemenangan,” ujar dewan A’wan Ponpes Mambaul Ulum Bata-Bata tersebut.

Kiai muda visioner ini optimistis Prabowo-Sandi akan meraih kemenangan besar di Madura. Hal tersebut mengacu pada pilpres lalu, yakni Prabowo mendulang suara begitu besar. Kemenangan Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019 diharapkan lebih besar dibandingkan pilpres lalu. ”Insyaallah (Prabowo-Sandi) menang. Sebab, masyarakat sangat berharap agar Prabowo-Sandi terpilih” ujarnya.

Pihaknya akan melakukan langkah-langkah strategis untuk bisa meraih suara rakyat Madura. Kendati demikian, kejujuran, antihoaks, anti-SARA, dan antifitnah menjadi prinsip dalam perjuangan politiknya.

Ra Tohir, sapaan akrabnya, meminta relawan dan masyarakat Madura tetap menjaga etika politik. Tidak saling menghujat meskipun beda pilihan. Dengan begitu, diharapkan akan lahir demokrasi yang sehat. ”Kami menginginkan dalam pilpres nanti bisa memenangkannya,” harapnya.

Tapi, pesan dia, menang harus terhormat. Bukan dengan kecurangan. ”Selain itu, harus menjaga diri, jangan menghina dan mengadu domba apalagi umat Islam bersaudara,” tegasnya.

Moh. Nizar Zahro menyampaikan, pihaknya memiliki amanah untuk berjuang meraih kemenangan pada Pemilu 2019. Pihaknya akan men-support dan berjuang dengan maksimal agar Prabowo-Sandi terpilih sebagai presiden dan wakil presiden RI. ”Kami menginginkan kemenangan Prabowo di Madura pada 2014 terulang lagi pada 2019,” harapnya.

Bahkan, Nizar berharap perolehan suara di Madura bisa melebihi dari pemilu sebelumnya. Jika itu terjadi, pihaknya berharap suara yang diperoleh bisa menutupi kekalahan di seluruh TPS di Jawa Timur. Sebab di Jawa Timur pada pilpres lalu, Prabowo mengalami kekalahan. ”Tapi melihat antusiasme masyarakat dan para tokoh kepada Prabowo-Sandi cukup tinggi, saya optimistis di Jatim pada 2019 akan menang,” terangnya.

Nizar meyakini, dengan kelebihan yang dimiliki, Prabowo-Sandi bisa mendulang suara masyarakat Madura. Apalagi, capres-cawapres ini akan menjadikan semua pesantren di Madura sebagai sumber swasembada pangan, air, dan energi. Pesantren dinilai sebagai pencetak akhlakul karimah yang bisa memperbaiki etika di negeri ini. ”Sudah ada perhatian khusus kepada masyarakat Madura,” ujarnya.

Kendati demikian, Nizar meminta kepada semua pejuang untuk tetap waspada dan tidak lengah. Perjuangan ini bisa berlanjut hingga penghitungan akhir dan kekalahan di 2014 tidak terulang. Rumah juang tersebut bisa menjadi sarana menjalin komunikasi dan konsolidasi relawan.

”Semoga dengan adanya rumah juang ini masyarakat Madura bisa lebih kompak. Jadi, ke depan bisa menjadi lebih baik. Konsolidasi antar pendukung tetap dijaga dan dikembangkan,” harapnya.

Sementara itu, Munaji Santoso berharap dengan diresmikannya rumah juang menjadi saksi sejarah untuk mengantarkan Prabowo-Sandi sebagai presiden dan wakil presiden. Pihaknya akan melakukan langkah-lagkah konkret ke depan untuk melakukan konsoliadsi. ”Kita akan melakukan konsolidasi ke bawah. Seperti meresmikan posko-posko relawan di masing-masing kecamatan. Dilanjutkan ke ranting-ranting atau setiap desa,” terangnya.

Munaji semakin optimistis bisa memenangkan Pemilu 2019. Sebab, rumah juang tersebut akan menambah semangat dalam berjuang dalam pemenangan pilpres. ”Insyaallah 80 persen suara rakyat Pamekasan bisa diraih,” terangnya.

Pihaknya berjanji akan terus bersinergi dengan semua elemen masyarakat. Harapannya, bisa memenangkan pasangan Prabowo-Sandi tercapai dengan mudah. ”Kami berterima kasih kepada Ra Tohir dan Bapak Nizar yang sudah ikut berjuang untuk memenangkan Prabowo-Sandi yang akan datang,” tukasnya yang juga diamini Ketua DPC Gerindra Pamekasan Taufikurrahman. (bil)

(mr/luq/bas/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia