Kamis, 17 Oct 2019
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

200 Polisi Amankan Setengah Gram Sabu-Sabu

Gerebek Kampung Narkoba, Amankan 18 Ranmor

15 Desember 2018, 13: 40: 53 WIB | editor : Abdul Basri

DIANGKUT: Polisi mengangkut sepeda motor dalam penggerebekan kampung narkoba di Desa Parseh, Kecamatan Socah, Bangkalan.

DIANGKUT: Polisi mengangkut sepeda motor dalam penggerebekan kampung narkoba di Desa Parseh, Kecamatan Socah, Bangkalan. (A.YUSRON FARISANDY/RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN – Bangkalan belum bersih dari narkoba. Ratusan petugas gabungan dari Polres Bangkalan dan Brimob Polda Jawa Timur menggerebek kampung narkoba di Kecamatan Socah Jumat (14/12). Hasilnya, tujuh orang dan 18 kendaraan bermotor (ranmor) dibawa ke mapolres.

Polisi menggerebek dua lokasi berbeda. Yakni, di Desa Parseh dan Desa Sanggra Agung, Kecamatan Socah. Petugas kemudian melakukan penyisiran di beberapa titik yang diduga menjadi tempat untuk mengonsumsi narkoba.

Dari hasil penggerebekan, polisi mengamankan tujuh orang dari tempat kejadian perkara (TKP). Dari Desa Parseh petugas mengamankan Ricardo Mejer, 34, asal Sidoarjo; Ella Novia, 22, Kalianyar Surabaya; Albertus Andy Purwanto, 43, Sidoarjo; Hodi, 45, Parseh, Socah; dan Lukim, 43, Parseh.

TEGAS: Kapolres Bangkalan AKBP Boby Pa’ludin Tambunan memegang barang bukti berupa alat isap ketika memberikan keterangan kepada wartawan dalam penggerebekan kampung narkoba.

TEGAS: Kapolres Bangkalan AKBP Boby Pa’ludin Tambunan memegang barang bukti berupa alat isap ketika memberikan keterangan kepada wartawan dalam penggerebekan kampung narkoba. (A.YUSRON FARISANDY/RadarMadura.id)

Sementara dari Desa Sanggra Agung mengamankan Toni, 18, Sidosermo Surabaya; dan Niko, 16, asal Perumahan Citra Sentosa Mandiri, Sidoarjo. Di lokasi penggerebekan, tidak sedikit orang yang lari saat mengetahui kedatangan petugas.

”Kami belum bisa memastikan itu tersangka semua atau tidak. Nanti akan kami lakukan pemeriksaan untuk mengetahui seberapa jauh keterlibatan dan peranannya,” kata Kapolres Bangkalan AKBP Boby Pa’ludin Tambunan.

Selain itu, Korps Bhayangkara juga mengamankan 15 sepeda motor. Antara lain, 7 unit Honda Beat dengan nomor polisi (nopol) L 5559 QS, N 2549 IL, M 4538 HQ, P 3791 GB, N 5457 HT, L 4830 ZW, dan satu unit tanpa nopol.

Kemudian, dua unit Honda Vario dengan nopol M 4306 GB dan satu tanpa nopol. Satu unit motor TVS Neo X3i dengan nopol L 6445 L juga ikut diamankan. Polisi juga mengamankan motor Supra X tanpa nopol, Yamaha Vixion L 6122 NQ, Mio GT L 3544 PY, dan Revo M 3041 HT.

Kendaraan pelat merah yang diamankan yakni motor Supra X 125 dengan nopol M 2254 GP. Kendaraan roda empat yang diamankan yakni Honda HR-V hitam L 5 OL, Geely LC 1.3 merah nopol L 1102 OW, dan Toyota Calya W 1634 YQ.

Boby menerangkan, pihaknya menerjunkan 1 kompi atau 100 pasukan Brimob. Kemudian 100 pasukan dari Polres Bangkalan. Total 200 pasukan gabungan yang melakukan penggerebekan.

Di Desa Parseh, pihaknya menyisir enam titik. Lima di antaranya merupakan bilik untuk mengonsumsi sabu-sabu. Satu lagi yang digeledah yakni rumah megah diduga milik bandar. Hanya, saat digeledah tidak ditemukan penghuni rumah.

Namun, di halaman rumah mewah di pelosok desa itu ditemukan sejumlah peralatan mengonsumsi sabu-sabu. Di antaranya bong, alat isap sabu-sabu, tumpukan plastik klip besar, dan sejumlah alat yang diduga digunakan untuk membungkus sabu-sabu. ”Kami temukan di halaman dan di dapur,” ungkapnya.

Dalam penggerebekan itu polisi juga mengamankan sabu-sabu diperkirakan seberat 0,5 gram dan pil ekstasi diperkirakan berjumlah 60 butir. ”Yang jelas tidak sampai 1 kilogram. Akan kami cek lebih jauh di mako,” ucapnya saat berada di TKP di Desa Parseh.

Penggerebekan yang dilakukan merupakan salah satu kegiatan cipta kondisi. Sekaligus menjadi bagian dari pengamanan menjelang Natal dan tahun baru. Tujuannya, mewujudkan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Boby mengakui peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Bangkalan masih marak. Meski sudah sering dilakukan pengungkapan dan penangkapan, masih terus terjadi peredaran narkoba. Karena itu, pihaknya melakukan penindakan bersama Brimob.

Pihaknya juga belum bisa memastikan pemilik barang bukti (BB) berupa 15 motor dan 3 mobil yang diamankan dari lima titik di sekitar bilik. Termasuk kendaraan pelat merah yang ikut diamankan. ”Hasilnya nanti akan kami sampaikan,” janjinya.

(mr/bad/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia