Kamis, 12 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Imam Shovi Gagal Kelabuhi Polisi, SS Dalam Genggaman Jadi Petaka

14 Desember 2018, 18: 47: 11 WIB | editor : Abdul Basri

TAK BERKUTIK: Tersangka Imam Shovi Kurniawan dibekuk Satresnarkoba Polres Sumenep, Jum'at (14/12).

TAK BERKUTIK: Tersangka Imam Shovi Kurniawan dibekuk Satresnarkoba Polres Sumenep, Jum'at (14/12). (Humas Polres For RadarMadura.id)

Share this      

SUMENEP - Imam Shovi Kurniawan warga Dusun Kasengan Tengah, Desa Kasengan, Kecamatan Manding harus mendekam di balik jeruji besi. Laki- laki yang diduga sebagai pengedar sabu-sabu (SS) itu diringkus polisi, Kamis (13/12).

Tersangka diringkus jajaran Satresnarkoba di pinggir Desa Glugur, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep. Penangkapan dilakukan setelah Polres Sumenep mendeteksi adanya transaksi narkoba di wilayah hukumnya.

Saat digeledah, Imam Shovi berusaha mengelabuhi polisi. Dia menggenggam narkoba jenis SS saat polisi menggeledah badan dan pakaiannya. Sayangnya, plastik klip putih yang dipegang tangan kanannya jatuh.

Diduga, tersangka berusaha menjatuhkan barang haram itu setelah polisi tidak menemukan SS di badannya. Namun, upaya itu diketahui salah satu anggota satresnarkoba. Sontak Imam Shovi diringkus dan digelandang ke Polres Sumenep.

Sementara barang bukti yang diamankan di antaranya 1 poket SS seberat 0,43 gram. Satu unit HP merk VIVO warna hitam bersilikon hitam, dan satu unit sepeda motor Yamaha Mio warna merah kombinasi hitam dengan nomor polisi M 5155 WN.

Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Mohammad Heri mengatakan, polisi tengah mengembangkan kasus itu. Ditargetkan ada tersangka lain yang terungkap. "Kami terus mengorek keterangan tersangka," katanya.

Akibat perbuatannya, Imam Shovi Kurniawan diancam pasal 114 ayat (1) subsidair Pasal 112 ayat (1) UU 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (Ubay Shabaro)

(mr/fat/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia