Kamis, 12 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Sampang

Sebulan Blangko E-KTP Kosong

13 Desember 2018, 07: 05: 59 WIB | editor : Abdul Basri

RAMAI: Petugas di kantor Dispendukcapil Sampang memberikan pelayanan kepada masyarakat.

RAMAI: Petugas di kantor Dispendukcapil Sampang memberikan pelayanan kepada masyarakat. (DARUL HAKIM/RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG – Blangko kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP di Sampang kembali kosong. Kekosongan blangko terjadi sejak sebulan yang lalu. Sebelumnya, blangko kartu keluarga (KK) yang kosong. Padahal di Sampang pemohon e-KTP mencapai lebih kurang 600 orang per hari.

Kepala Dispendukcapil Sampang Ali Wafa mengatakan, jika blangko e-KTP mencukupi, surat keterangan (suket) tidak berlaku mulai awal tahun nanti. Namun masalahnya, kiriman blangko e-KTP dari pemerintah pusat dicicil.

”Saat ini kebetulan blangko kosong. Ambil ke pemerintah pusat diberi 1.500 keping. Padahal kebutuhannya banyak. Per hari ada sekitar 600 pengajuan e-KTP,” beber Ali Wafa kepada RadarMadura.id Rabu (12/12).

Mantan Kepala Dishub Sampang itu melanjutkan, penyediaan blangko e-KTP oleh pemerintah pusat selalu dicicil selama beberapa bulan terakhir ini. Padahal sebelum-sebelumnya Sampang dapat jatah 10 ribu keping blangko e-KTP.

”Kami menginginkan tidak ada lagi suket. Namun jika blangko e-KTP tidak ada, mau bagaimana lagi. Warga sangat butuh, terpaksa memakai suket,” ujarnya. Ali Wafa menjelaskan, pihaknya tengah mengajukan pengambilan blangko e-KTP ke pemerintah pusat. Itu untuk memenuhi banyaknya pemohon.

Anggota Komisi I DPRD Sampang Samsul Arifin mengatakan, seharusnya pemerintah maksimal melayani pemohon e-KTP. ”Warga sudah banyak yang sadar akan pentingnya memiliki e-KTP. Maka dari itu, pelayanan harus baik. Kalau blangko kosong, pasti pelayanan terganggu,” katanya.

(mr/rul/hud/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia