Selasa, 28 Jan 2020
radarmadura
icon featured
Sampang

Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Perayaan Hari Antikorupsi Sedunia

11 Desember 2018, 22: 08: 16 WIB | editor : Abdul Basri

BERWIBAWA: Kajari Sampang Setyo Utomo memberikan sambutan dalam peringatan Hari Antikorupsi Sedunia.

BERWIBAWA: Kajari Sampang Setyo Utomo memberikan sambutan dalam peringatan Hari Antikorupsi Sedunia. (RUSYDI ZAIN/RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang merayakan Hari Antikorupsi Sedunia Senin (10/12). Perayaan itu berlangsung khidmat dan meriah yang dihadiri dan melibatkan beberapa elemen pemerintah di Kota Bahari.

Di antaranya, Pimpinan Cabang BRI Sampang Bari Indro Pratomo dan Kepala Dinas Pendidikan Sampang M. Jupri Riyadi. Kali ini, perayaan Hari Antikorupsi Sedunia mengambil tema Melangkah Pasti Cegah dan Berantas Korupsi. Tema tersebut sangat relevan dan sesuai dengan kondisi kekinian.

Selain itu, meningkatkan kesadaran kepada insan adhyaksa pentingnya meneguhkan dan memantapkan komitmen sebagai garda terdepan dalam penegakan hukum dan pencegahan serta pemberantasan tindak pidana korupsi.

SANTUN: Kajari Sampang Setyo Utomo memberikan kaus bertuliskan Antikorupsi kepada tukang becak di jalan depan kantor kejaksaan.

SANTUN: Kajari Sampang Setyo Utomo memberikan kaus bertuliskan Antikorupsi kepada tukang becak di jalan depan kantor kejaksaan. (BERWIBAWA: Kajari Sampang Setyo Utomo memberikan sambutan dalam peringatan Hari Antikorupsi Sedunia)

Peringatan itu diawali dengan upacara di halaman kejari. Dilanjutkan dengan aksi turun ke jalan yang dipimpin Kajari Sampang Setyo Utomo. Aksi ke jalan itu dalam rangka memberikan kaus yang bertuliskan Stop Korupsi. Selain itu, membagikan bunga mawar, pin, dan stiker.

Setyo Utomo mengatakan, peringatan kali ini hendaknya juga dapat mendorong dan menggelorakan semangat antikorupsi sebagai gerakan yang dilakukan oleh bangsa secara bersamaan. Kehadiran kejaksaan sebagai a man of law harus senantiasa proaktif dan responsif  dalam memastikan tugas dan fungsinya.

Semangat untuk menjadikan gerakan bangsa antikorupsi bukan tanpa alasan. Salah satu alasannya, korupsi saat ini sudah terjadi di semua negara, kaya dan miskin. Bahkan, korupsi saat ini telah merusak hak-hak masyarakat untuk mengakses pendidikan yang layak. ”Kejaksaan terus melakukan upaya pencegahan dan memberikan edukasi sejak dini kepada para penerus bangsa serta masyarakat, utamanya di Sampang,” katanya.

Upaya edukasi antikorupsi sejak dini dikemas dengan lomba pidato, yel-yel, dan cerdas cermat. Delegasi Kejari Sampang memperoleh juara 1 lomba pidato. Setelah melalui seleksi di tingkat Kejari Sampang dikirim ke Kejati Jawa Timur. ”Pemenang juara 1 lomba pidato antikorupsi di Kejari Sampang alhamdulillah meraih juara 1 lagi tingkat Jawa Timur,” jelasnya.

Seluruh elemen masyarakat mulai dari yang muda hingga lanjut usia diharapkan menggelorakan gerakan bangsa antikorupsi. Hal itu sebagai alarm supaya tidak menyerah dan putus asa, serta optimistis untuk melangkah melawan korupsi. ”Kami berkomitmen untuk menangani perkara kasus korupsi secara berintegritas sesuai jalur yang benar atau on the right track. Selamat Hari Antikorupsi Sedunia,” tandasnya. 

(mr/rus/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia