Sabtu, 23 Nov 2019
radarmadura
icon featured
Features

Cara PT EML Memberikan Pemahaman kepada Masyarakat

Edukasi Publik tentang Gas Sumur ENC-02

11 Desember 2018, 21: 29: 18 WIB | editor : Abdul Basri

POTENSIAL: Aktivitas pengeboran Sumur Eksplorasi ENC-02, KKKS PT Energi Mineral Langgeng (EML) di Desa Tanjung, Kecamatan Saronggi, Sumenep.

POTENSIAL: Aktivitas pengeboran Sumur Eksplorasi ENC-02, KKKS PT Energi Mineral Langgeng (EML) di Desa Tanjung, Kecamatan Saronggi, Sumenep. (RadarMadura.id)

Share this      

SUMENEP - Di samping memiliki wewenang melakukan pengeboran, perusahaan migas wajib berguna bagi masyarakat dan daerah sekitar. Untuk itu, PT EML mengedukasi masyarakat tentang kegiatan pengeboran sumur eksplorasi.

Sumenep memiliki potensi luar biasa. Selain potensi wisata dan budaya, kabupaten ujung timur Pulau Madura ini juga memiliki potensi minyak dan gas bumi (migas) yang melimpah.

Ada beberapa Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) yang beroperasi di wilayah Sumenep. Salah satunya KKKS PT Energi Mineral Langgeng (EML) yang beroperasi di Desa Tanjung, Kecamatan Saronggi.

PT EML aktif memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar mengenai kegiatan-kegiatan yang mereka lakukan. Salah satunya saat melakukan pembakaran gas sumur ENC-02. ”Ada dua jenis media yang kami manfaatkan. Pertama dalam bentuk file yang disebarkan melalui jaringan media sosial, terutama pesan WhatsApp. Kedua berupa papan informasi yang kami pasang di sepuluh titik strategis di Desa Tanjung,” jelas Public Relation Coordinator PT EML Nur Hidayat, Jumat sore (7/12).

Ada beberapa hal yang dipaparkan dalam materi edukasi publik tersebut. Pertama, penegasan bahwa kegiatan pengeboran Sumur Eksplorasi ENC-02 adalah bagian dari program pemerintah untuk menemukan cadangan minyak dan gas baru guna memperkuat ketahanan energi nasional. Serta, menambah anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dan dana bagi hasil (DBH) migas.

Kedua, pada 21 November 2018, kegiatan pengeboran sumur eksplorasi ENC-02 telah menembus formasi yang mengandung potensi hidrokarbon. ”Sebagaimana diketahui, sesuai prosedur, saat itu dilakukan pembakaran gas untuk pertama kalinya guna mengamankan sumur. Berbagai spekulasi, bahkan hoaks, menyebar terkait kegiatan pembakaran gas tersebut. Materi edukasi ini kami buat sebagai bagian dari sosialisasi untuk meluruskan kesalahan persepsi yang sempat muncul,” imbuh Hidayat.

Ketiga, untuk mengamankan kegiatan pengeboran Sumur Eksplorasi ENC-02, maka sejak 21 November 2018 dilakukan beberapa kali pembakaran gas sesuai dengan prosedur, kebutuhan, dan kondisi di lapangan. Poin keempat, PT EML menegaskan bahwa aktivitas pembakaran gas itu tidak berbahaya bagi masyarakat sekitar. Justru pertanda baik adanya potensi gas yang relatif besar.

”Jika dapat diproduksikan dengan baik, justru akan membuka lapangan kerja dan kegiatan CSR untuk masyarakat sekitar lokasi, serta mendorong kemakmuran bagi Kabupaten Sumenep dan Pulau Madura,” tegas alumnus IAIN Sunan Ampel Surabaya tersebut.

Pada bagian akhir, PT EML memohon maaf jika aktivitas pembakaran gas tersebut sedikit mengganggu kenyamanan sebagian masyarakat. ”Kami mohon doa barokah semoga kegiatan pengeboran Sumur Eksplorasi ENC-02 dapat diselesaikan dengan aman, lancar, dan membawa kemaslahatan dalam jangka panjang,” harap dia.

Senior Manager Hubungan Masyarakat SKK Migas Jabanusa Dony Aryantho mengapresiasi langkah PT EML. Pria yang akrab dipanggil Dony ini menegaskan, wilayah kerja South East Madura Block yang dioperasikan oleh PT EML merupakan milik pemerintah dan akan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan bangsa Indonesia.

”Wilayah kerja ini merupakan lapangan minyak dan gas bumi satu-satunya di daratan Pulau Madura, yang akan menjadikan Kabupaten Sumenep sebagai daerah penghasil,” tandas Dony.

Dengan menjadi daerah penghasil migas, tentu akan dapat meningkatkan pendapatan daerah untuk kesejahteraan seluruh wilayah Kabupaten Sumenep. ”Karena itu, mari kita dukung dan jaga aset ini,” pesannya.

(mr/aji/hud/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia