Kamis, 24 Jan 2019
radarmadura
icon-featured
Sportainment
Bangga Bersama Madura United

Gomes Nilai Pemain Sudah Berusaha Maksimal

11 Desember 2018, 05: 45: 59 WIB | editor : Abdul Basri

PEMAIN PENTING: Gelandang asing Madura United Milad Zeneyedpour ketika tampil bersama Madura United di Liga 1 musim ini.

PEMAIN PENTING: Gelandang asing Madura United Milad Zeneyedpour ketika tampil bersama Madura United di Liga 1 musim ini. (MADURA UNITED FOR RadarMadura.id)

BANGKALAN – Madura United menutup Liga 1 2018 di peringkat delapan. Laskar Sape Kerrap itu harus puas berada di papan tengah dengan perolehan 48 poin. Raihan tersebut menurun dibandingkan dengan prestasi pada tahun-tahun sebelumnya.

Madura United sempat menggemparkan publik dengan mendatangkan sejumlah pemain. Tim asal Pulau Garam itu juga pernah mencatatkan delapan pertandingan beruntun tanpa kekalahan.

Namun, keberuntungan itu tidak berlanjut hingga akhir kompetisi. Fachruddin Wahyudi terus mengalami rentetan hasil buruk. Akibatnya, Madura United terlempar dari persaingan meraih juara. Bahkan, gagal menduduki papan atas.

Pelatih Madura United Gomes de Olivera membagikan catatannya kepada para pemain. Menurut pelatih berkebangsaan Brasil itu, banyak kenangan pahit dan manis dengan pemain selama menjabat sebagai pelatih Madura United.

”Selama kompetisi banyak kejadian di antara kami. Misalnya, pemain tidak bisa tampil karena cedera, maka penampilan tim terganggu. Pemain tak bisa tampil juga berpengaruh kepada kami,” kata pria yang sudah tiga musim di Madura.

Pria asal Brasil itu menjadi sosok penting sejak Madura United berdiri pada 10 Januari 2016. Selama tiga musim, Gomes membawa Madura United bisa bersaing di papan atas pada Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 dan Liga 1 2017.

”Banyak laga yang berpengaruh pada tim dan kami menyelesaikan kompetisi dengan baik. Sebagai keluarga, kami sudah memberikan seluruh kekuatan yang kami punya kepada Madura untuk mengatasi segala kesulitan,” ucap Gomes.

Musim ini, jelas Gomes, sangat berbeda. Dia mengawali petualangan dengan membawa Madura United menjuarai Suramadu Super Cup 2018. Akan tetapi, penampilan timnya tidak konsisten saat turun di Piala Gubernur Kaltim 2018.

Gomes kemudian mengundurkan diri dari Madura United. Posisinya digantikan pelatih asal Bosnia, Milomir Seslija. Namun, penampilan Madura tidak kunjung membaik. Madura United tampil buruk pada laga awal Liga 1.

Gomes akhirnya ditunjuk lagi sebagai pelatih oleh manajemen. Pada awal penampilannya cukup bagus. Namun, penampilan Madura kian merosot. ”Kami bangga menjadi bagian Madura United,” ucap Gomes. 

(mr/dam/han/bas/JPR)

Alur Cerita Berita

Jawa Pos Digital
E-Paper
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia