Senin, 16 Sep 2019
radarmadura
icon featured
Sampang

Tiga Ribu Meter Sheet Pile Belum Terpasang

20 November 2018, 10: 40: 44 WIB | editor : Abdul Basri

KEBUT: Pekerja sedang memperbaiki sheet pile Kali Kamoning yang nyaris roboh.

KEBUT: Pekerja sedang memperbaiki sheet pile Kali Kamoning yang nyaris roboh. (RUSYDI ZAIN/RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG – Proyek pemasangan sheet pile dan normalisasi Kali Kamoning memperoleh kucuran dana Rp 149 miliar dari APBN. Prospek pekerjaan proyek yang dilaksanakan PT Rudi Jaya KSO PT Jati Wangi itu 38 persen.

Laksamana selaku pelaksana PT Rudi Jaya KSO PT Jati Wangi mengatakan, untuk 2018 proyek yang harus dilaksanakan hanya 20,5 persen dari total anggaran. Pihaknya mengklaim telah mengerjakan melebihi itu.

Anggaran sebanyak itu digunakan untuk pekerjaan 2017 hingga 2020. Pihaknya optimistis prospek pekerjaan akan tuntas sesuai deadline. ”Prospek pekerjaannya sampai sekarang masih tiga puluh delapan persen,” ujarnya Senin (19/11).

Sampai akhir tahun, prospek pekerjaan bisa mencapai 40 persen. Berkaitan dengan sheet pile yang hampir ambruk beberapa waktu lalu, pihaknya sedang melakukan perbaikan. Keputusan akhirnya adalah sheet pile dipotong karena tidak bisa dicabut.

Setelah itu, dipasang cor dan dinding penyangga sebagai pengganti supaya sheet pile yang baru tidak bergerak dan bergeser kembali. ”Sekarang pekerjaan masih berlangsung di lokasi sheet pile yang nyaris roboh itu,” paparnya.

Total sheet pile yang harus dipancang 4.200 meter. Hingga saat ini, sheet pile yang terpasang 1.200 meter. ”Kami sudah bekerja sesuai dengan aturan,” terangnya.

Pj Bupati Sampang Jonathan Judianto menegaskan, proyek tersebut harus dikerjakan sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) dan petunjuk pelaksanaan (juklak). Perbaikan sheet pile yang beberapa waktu lalu sliding segera diselesaikan. ”Proyek yang dikerjakan ini harus bagus. Apalagi yang berkaitan dengan penyelesaian permasalahan Sampang, banjir, misalnya. Jangan sampai main-main,” pintanya.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat supaya ikut mengawasi pelaksanaan proyek. Dengan begitu, hasil proyek tersebut maksimal. ”Kami tentu akan memantau juga meskipun dananya dari APBN,” tandasnya. (rus)

(mr/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia