Selasa, 11 Dec 2018
radarmadura
icon featured
Sportainment

Suporter Keluhkan Penerangan Stadion A. Yani

16 November 2018, 00: 50: 59 WIB | editor : Abdul Basri

KOMPAK: Ratusan suporter menyaksikan pertandingan antara Madura FC melawan PSS Sleman di Stadion A. Yani, Senin sore (12/11).

KOMPAK: Ratusan suporter menyaksikan pertandingan antara Madura FC melawan PSS Sleman di Stadion A. Yani, Senin sore (12/11). (ALI HAFIDZ S./RadarMadura.id)

SUMENEP – Fasilitas Stadion A. Yani, Sumenep, dikeluhkan. Pasalnya, stadion yang sering dijadikan pertandingan kandang Madura FC dan Perssu Sumenep itu tidak dilengkapi dengan fasilitas memadai. Salah satunya belum dilengkapi dengan lampu penerangan.

Koordinator Suporter Laskar Jokotole Sumenep Edy Masrul mengaku sangat kecewa dengan tidak adanya lampu penerangan stadion. Sebab, hal itu dapat mengganggu pertandingan, terutama ketika digelar sore hari. ”Kalau tanding sore otomatis ketika usai pertandingan kondisi lapangan gelap,” kata Edy Masrul Rabu (14/11).

Masrul mengaku malu pada suporter tamu ketika bertandang ke Sumenep. Sebab, para suporter biasanya mengeluh sesama suporter. Mereka tidak punya koneksi untuk mengeluhkan keberadaan fasilitas stadion kepada pemangku kebijakan.

Dijelaskan, sudah lama fasilitas stadion menjadi keluhan suporter. Tapi sampai saat ini belum ada tanda-tanda akan dibangun. Tak pelak stadion satu-satunya di Sumenep itu tidak bisa digunakan untuk pertandingan malam hari.

”Seharusnya fasilitas-fasilitas stadion itu dibenahi. Kita malu sama orang luar yang sering datang menyaksikan pertandingan di Sumenep,” keluhnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kabid Pemuda dan Olahraga Disparbudora Sumenep Moh. Iksan mengaku sebenarnya pemasangan lampu Stadion A. Yani sudah pernah dianggarkan. Pada 2016 lalu pemkab sudah mengalokasikan anggaran tapi gagal digelar. Kemudian pada 2017 kembali dianggarkan tapi lagi-lagi gagal lelang. ”Tahun ini tidak ada anggarannya,” katanya.

Ditanya apakah tahun depan dianggarkan? Mantan Kabid  Pembinaan SMP Disdik Sumenep itu memastikan tidak dianggarkan. Sebab, pos APBD 2019 sudah ditentukan sebelum dirinya masuk ke disparbudpora.

Tapi pihaknya masih terus berkoordinasi dengan bappeda untuk dapat menggunakan anggaran pembangunan lampu stadion. Harapannya stadion tersebut memiliki penerangan. Agar di samping bisa digunakan di sore hari juga dapat dipakai pada pertandingan malam.

”Kami akan terus upayakan. Kalaupun tidak bisa pada APBD murni, mudah-mudahan bisa dialokasikan melalui PAK APBD 2019,” harapnya. 

(mr/mam/han/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia