Sabtu, 07 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Sumenep

Klaim Serap Garam Rakyat 80 Ribu Ton

28 Oktober 2018, 07: 40: 59 WIB | editor : Abdul Basri

KERJA KERAS: Karyawan PT Garam melakukan produksi di lahan pegaraman Desa Nambakor, Kecamatan Saronggi.

KERJA KERAS: Karyawan PT Garam melakukan produksi di lahan pegaraman Desa Nambakor, Kecamatan Saronggi. (VIVIN AGUSTIN HARTONO/RadarMadura.id)

Share this      

SUMENEP – Sampai akhir Oktober, serapan garam rakyat oleh PT Garam diklaim 80 ribu ton. Untuk musim ini, diperkirakan serapan garam rakyat melebihi 100 ribu ton.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama (Dirut) PT Garam Budi Sasongko Sabtu (27/10). Menurut dia, serapan garam rakyat tahun ini melebihi tahun lalu. Itu karena produksi garam rakyat yang meningkat seiring panjangnya musim kemarau.

”Angkanya saya kurang ingat, tapi yang jelas serapan garam rakyat dipastikan melebihi tahun lalu,” kata dia. Menurut Budi, di Sumenep ada beberapa kecamatan yang memproduksi garam dengan jumlah besar.

Yaitu Kecamatan Kalianget, Saronggi, dan Giligenting, tepatnya di Pulau Gili Raja. Dia menyebut ada peningkatan kualitas garam rakyat. ”Tahun ini garam hampir semuanya bagus. Kualitasnya semakin meningkat dibanding tahun lalu. Kemungkinan besar karena iklim bagus,” jelasnya.

Hingga kemarin jumlah produksi garam PT Garam mencapai 250 ton. Budi memperkirakan produksi garam tahun ini bisa melebihi target. ”Target kami 350 ribu ton. Melihat siklus produksi tahun ini bisa dipastikan produksi melebihi target hingga November mendatang,” pungkasnya. 

(mr/aji/hud/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia