Minggu, 18 Nov 2018
radarmadura
 
icon featured
Sumenep

Belum Peroleh Bantuan, Korban Gempa Raas Perbaiki Rumah Sendiri

Jumat, 19 Oct 2018 12:16 | editor : Abdul Basri

BERBAHAYA: Siswa berada di depan gedung MI AL-Jazira yang tengah diperbaiki karena rusak akibat gempa di Dusun Remrem, Desa Kropoh, Kecamatan Raas, Sumenep, beberapa waktu lalu.

BERBAHAYA: Siswa berada di depan gedung MI AL-Jazira yang tengah diperbaiki karena rusak akibat gempa di Dusun Remrem, Desa Kropoh, Kecamatan Raas, Sumenep, beberapa waktu lalu. (ANWAR FOR Radarmadura.id)

SUMENEP – Sepekan sudah gempa magnitudo 6,4 melanda Jawa-Bali. Namun, hingga Kamis (19/10) masih banyak korban yang belum mendapat bantuan pemerintah. Terutama di Kecamatan/Pulau Raas, Sumenep.

Bangunan rusak di Kecamatan Raas berjumlah 29 unit. Sebanyak 23 bangunan rusak ringan yang tediri atas 21 rumah dan satu tempat ibadah. Kemudian, lima bangunan rusak sedang yang terdiri atas tiga rumah, satu tempat ibadah, dan satu sekolah. Lalu, satu tempat ibadah rusak berat.

Kepada Radarmadura.id, Camat Raas Darussalam mengaku telah mengirimkan data bangunan rusak kepada Pemkab Sumenep pada Senin (15/10). Sampai saat ini, pihaknya belum menerima konfirmasi bantuan yang diperuntukkan bagi korban gempa di Raas.

Karena itu, masyarakat terdampak gempa memperbaiki bangunan secara swadaya. ”Sampai sekarang, belum ada bantuan. Para warga mulai memperbaiki rumah, tempat ibadah, dan sekolah yang rusak,” jelasnya.

Pusat kerusakan yang ditimbulkan gempa di Kecamatan Raas berada d Desa Kropoh. Terdapat 28 bangunan rusak. Sedangkan satu bangunan lain berada di Desa Jungkat. ”Hampir semua kerusakan ada di Desa Kropoh. Tapi, sepertinya kerusakan masih bisa ditangani masyarakat sendiri,” katanya.

Selain itu, di Desa/Pulau Tonduk, Kecamatan Raas, terdapat sekitar 150 korban gempa dan tsunami Palu dan Donggala. Para korban itu juga mendapat perhatian pihak kecamatan. ”Beberapa waktu lalu ada penyerahan bantuan untuk mereka, tapi bukan dari pihak kecamatan. Kami hanya ikut mencarikan donatur,” ungkapnya.

Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf. Ato Sudiatna mengatakan, pihaknya belum menerima laporan resmi jumlah korban gempa di Raas. Data yang ada hanya untuk korban di Pulau Sapudi.

Kamis, (18/10) Bupati Sumenep A. Busyro Karim menemui korban gempa di Dusun Jam Busok, Desa Prambanan, Kecamatan Gayam. Selain mendistribusikan bantuan, dia menyampaikan motivasi agar para korban tetap semangat. ”Tak usah trauma. Anggap saja ini ujian bagi kita semua,” katanya.

(mr/aji/sin/luq/fat/bas/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia