Kamis, 15 Nov 2018
radarmadura
 
icon featured
Politik Pemerintahan

Nyaleg, Kursi Komisioner Kosong

Kamis, 18 Oct 2018 09:54 | editor : Abdul Basri

Nyaleg, Kursi Komisioner Kosong

BANGKALAN – Kekosongan satu kursi komisioner Komisi Informasi (KI) Bangkalan disikapi serius Komisi A DPRD. Sebab, hingga sekarang belum jelas penggantinya. Untuk itu, dewan mendesak dinas komunikasi dan informasi (diskominfo) segera memproses pergantian.

Wakil Ketua Komisi A DPRD Bangkalan Fadhur Rosi mengutarakan, komisioner KI itu berjumlah lima orang. Namun, satu orang mengundurkan diri lantaran maju sebagai calon legislatif  (caleg) Bangkalan periode 2019–2024.

”Komisioner Shonhaji mengundurkan diri karena nyaleg. Kami sudah panggil diskominfo,” kata dia.

Menurut Rosi, pengisian kekosongan komisioner KI itu harus segera ditindaklanjuti. Tujuannya, supaya komplet jadi lima komisioner lagi. Selain itu, agar kinerja melayani sengketa informasi lebih maksimal.

”Kami tanya bagaimana mekanisme untuk pengisian komisioner KI ke diskominfo. Katanya berdasarkan ranking di bawahnya,” ujarnya, Rabu (17/10).

Politikus Partai Demokrat itu menyatakan, berdasarkan penjelasan dari diskominfo bahwa pengisian komisioner itu diambil dari hasil fit and proper test yang dilakukan DPRD beberapa tahun lalu. ”Kalau memang begitu, kan harus segera diproses,” desaknya.

Berapa lama diskominfo harus melakukan pengganti antar waktu (PAW) komisioner KI? Rosi mengaku tidak memberikan target. Namun, lebih cepat itu lebih baik. ”Tidak ada target,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Diskominfo Bangkalan Agus Zain mengatakan, untuk pengisian komisioner KI itu berdasarkan ranking. Namun, nantinya tetap harus mengajukan surat kepada bupati Bangkalan. ”Melalui KI, kami ajukan kepada Bapak Bupati,” katanya. 

(mr/daf/onk/fat/bas/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia