Minggu, 18 Nov 2018
radarmadura
 
icon featured
Sumenep

Rencanakan Pembangunan Jalan Lingkar Utara

Pemkab Siapkan Dana Rp 15 Miliar

Selasa, 16 Oct 2018 14:53 | editor : Abdul Basri

RUSAK: Warga melintas di Jalan Raya Desa Parsanga, Kecamatan Kota Sumenep, yang direncanakan akan dibangun jalur lingkar utara, Senin (15/10).

RUSAK: Warga melintas di Jalan Raya Desa Parsanga, Kecamatan Kota Sumenep, yang direncanakan akan dibangun jalur lingkar utara, Senin (15/10). (IMAM S. ARIZAL/Radarmadura.id)

SUMENEP – Rencana pembangunan jalan lingkar utara terus dimatangkan oleh Pemkab Sumenep. Bahkan, dinas pekerjaan umum bina marga sudah mengalokasikan dana sekitar Rp 15 miliar untuk proyek tersebut. Dana yang cukup fantastis itu akan dimasukkan dalam APBD 2019.

Plt Kepala Dinas PU Bina Marga Sumenep Mohammad Jakfar mengatakan, pihaknya sudah memasukkan pembangunan jalan lingkar utara ke dalam kebijakan umum anggaran dan priotitas anggaran sementara (KUA-PPAS) APBD 2019. Saat ini proses penganggaran itu masih dalam pembahasan antara eksekutif dengan legislatif.

”Itu akan dibangun tahun depan. Kami sediakan anggaran antara Rp 14 miliar hingga Rp 15 miliar,” kata Jakfar, Senin (15/10).

Dijelaskan, dana Rp 15 miliar tidaklah cukup untuk proyek pembangunan jalan lingkar. Apalagi, di jalur tersebut ada jembatan yang juga harus dibangun. Karena itu, pembangunan jalur lingkar ini akan dilakukan secara bertahap. Sebab, sesuai masterplan, pembangunan jalur lingkar utara membutuhkan anggaran sekitar Rp 30 miliar.

”Kita akan membangun secara bertahap. Misalnya tahun depan Rp 15 miliar, kekurangannya akan dianggarkan pada APBD tahun berikutnya,” tegasnya.

Jalan lingkar utara ini akan dibangun dari jalan raya sebelah barat balai latihan kerja (BLK) yang ada di Desa Parsanga menuju Desa Kebunan, Kecamatan Kota Sumenep. Panjang jalan yang akan dibangun sekitar 2,8 kilometer (km) dengan lebar jalan sekitar 8 meter. Pemkab Sumenep sudah melakukan pembebasan lahan di area yang dibutuhkan.

Sementara itu, Sekretaris Kabupaten Sumenep Edy Rasiyadi mengatakan, pembangunan jalan lingkar utara ini untuk menumbukan perekonomian masyarakat. Diharapkan tumbuh pusat ekonomi baru di area tersebut. Hal itu juga demi pemerataan perekonomian masyarakat Sumenep.

”Nantinya pengembangan kota tidak hanya di wilayah selatan, tapi juga utara. Harapannya ya ada pusat-pusat ekonomi baru di sana,” tegasnya.

(mr/mam/han/fat/bas/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia