Rabu, 17 Oct 2018
radarmadura
icon featured
Bangkalan

BPWS Ajak Awasi Proyek Overpass

Senin, 08 Oct 2018 15:14 | editor : Abdul Basri

MASIH BERANTAKAN: Pengendara melintas di sekitar proyek Jalan Pendekat Overpass II di KKJSM Minggu (7/10).

MASIH BERANTAKAN: Pengendara melintas di sekitar proyek Jalan Pendekat Overpass II di KKJSM Minggu (7/10). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/Radarmadura.id)

BANGKALAN – Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) mengajak semua pihak ikut mengawasi pengerjaan proyek jalan pendekat overpass II. Itu agar proyek di Kawasan Kaki Jembatan Suramadu (KKJSM) tersebut dikerjakan sesuai RAB sehingga kualitasnya baik.

Sebagaimana diketahui, 2018 ini BPWS menganggarkan Rp 26 miliar untuk proyek pembangunan jalan pendekat overpass II. Harga perkiraan sendiri (HPS) proyek tersebut Rp 14.527.248.000.

Dengan demikian, terdapat selisih yang cukup besar antara pagu anggaran dengan HPS, yakni mencapai Rp 11.472.752.000. Ada selisih sebesar itu karena yang digarap dari pembangunan jalan pendekat overpass II hanya sisi barat. Sementara sisi timur belum bisa dikerjakan lantaran pembebasan lahan belum rampung.

PT Amin Jaya Karya Abadi merupakan pemenang lelang proyek pembangunan jalan pendekat overpass II dengan harga terkoreksi Rp 11.755.600.000. Penandatanganan kontrak antara BPWS dengan PT Amin Jaya Karya Abadi dilakukan 13 Juli 2018.

Pantauan Jawa Pos Radar Madura, alat-alat berat sudah berada di lokasi proyek. Bahan material juga ada di situ. Pembuatan bahu dan pemerataan jalan dari ujung selatan hingga utara telah dilakukan. Beberapa bagian jalan di ujung selatan telah dilakukan pengaspalan dasar.

Kepala Divisi Data dan Informasi BPWS Pandit Indrawan mengaku belum mengetahui laporan terbaru progres pengerjaan proyek pembangunan jalan pendekat overpass II. Yang dia tahu, pembuatan, pemerataan, dan pengaspalan dasar jalan di bagian tertentu sudah dilakukan.

Dia memaklumi jika progres pengerjaan baru sampai di tahap itu. Sebab pasca dilakukan teken kontrak, rekanan masih melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar. Setelah itu, dilakukan pengukuran lahan. Kemudian, dilanjutkan dengan pembersihan lokasi, baru dimulai pengerjaan.

”Wajarlah pengerjaannya masih segitu. Kan setelah dilakukan teken kontrak tidak langsung dikerjakan. Masih koordinasi dulu dengan tokoh dan masyarakat sekitar,” jelasnya.

Pandit mengklaim telah berkoordinasi dengan rekanan untuk mempercepat pengerjaan sehingga bisa rampung akhir tahun ini. Dia mengajak semua pihak ikut melakukan pengawasan proyek pembangunan jalan pendekat overpass II.

Dia berharap rekanan berhati-hati mengerjakan proyek, sesuai rencana anggaran biaya (RAB), dan kualitasnya baik. ”Maka dari itu, kami minta semua pihak ikut melakukan pengawasan,” tukasnya.

Direksi PT Amin Jaya Karya Abadi Ikwan Amin tidak bisa memberikan penjelasan Minggu (7/10). Dihubungi berkali-kali ke nomor selulernya tidak direspons.

(mr/bam/hud/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia