Senin, 20 May 2019
radarmadura
icon featured
Sumenep

Pembangunan Kota Tua Digarap Tahun Depan

30 September 2018, 17: 33: 02 WIB | editor : Abdul Basri

TETAP BERDIRI: Salah satu bangunan di Kota Tua Kalianget, Sumenep.

TETAP BERDIRI: Salah satu bangunan di Kota Tua Kalianget, Sumenep. (MUSTAJI/radarmadura.id)

SUMENEP – Sejak 2009 Kota Tua Kalianget, Sumenep, sudah diwacanakan akan dijadikan destinasi wisata. Hanya, sampai saat ini tak kunjung terlaksana. Tahun ini Pemkab Sumenep kembali mewacanakan Kota Tua Kalianget milik PT Garam (Persero) itu menjadi destinasi wisata sejarah.

Bupati Sumenep A. Busyro Karim Sabtu (29/9) mengatakan, pemkab sudah menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT Garam. Salah satu isi perjanjian tersebut adalah kerja sama menjadikan Kota Tua Kalianget sebagai lokasi wisata sejarah.

”Kami sudah mengadakan kesepakatan dengan PT Garam untuk mengembangkan Kota Tua Kalianget menjadi salah satu lokasi wisata sejarah di Sumenep. Kemungkinan  program ini akan digarap tahun depan,” ungkapnya.

Menurut bupati, lambatnya realisasi program tersebut akibat dari rumitnya teknis pelaksanaan. Selain itu disebabkan minimnya komunikasi antara pelaksana dari Pemkab Sumenep dan pihak PT Garam. ”Sebenarnya tidak ada masalah. Hanya komunikasinya saja. Pihak PT Garam juga mendukung gagasan ini,” jelasnya.

Direktur Utama (Dirut) PT Garam (Persero) Budi Sasongko optimistis program yang berasal dari kesepakatan antara pihaknya dengan Pemkab Sumenep itu akan berjalan sukses. ”Ini bagian dari kontribusi kami dalam rangka percepatan pembangunan Sumenep. Apalagi ada program Visit Sumenep 2018,” katanya.

Selain menjadikan kota tua sebagai destinasi wisata, PT Garam dan Pemkab Sumenep juga mengadakan kesepakatan pembangunan beberapa infrastruktur lain. Di antaranya jalan dan bozem. ”Sesuai kesepakatan, pengerjaannya kemungkinan dilakukan tahun depan,” pungkasnya.

(mr/aji/hud/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia