Rabu, 17 Oct 2018
radarmadura
icon featured
Pamekasan

Benarkah Stok Beras Pamekasan Stabil?? Inilah Penjelasan Bulog

Rabu, 26 Sep 2018 11:36 | editor : Abdul Basri

MELIMPAH: Pekerja mengangkut beras di gudang Bulog Sub Divre XII Madura, Pamekasan, Selasa (25/09).

MELIMPAH: Pekerja mengangkut beras di gudang Bulog Sub Divre XII Madura, Pamekasan, Selasa (25/09). (ANIS BILLAH/radarmadura.id)

PAMEKASAN – Stok ketersedian beras di Pamekasan perlu terus terpantau. Namun, selama ini sejumlah pihak terkait mengklaim stok beras di Kota Gerbang Salam masih aman. Bulog Sub Divre XII Madura meneyebutkan stok beras di gudang bulog mencukupi untuk kebutuhan masyarakat hingga akhir Desember.

Wakil Kepala Bulog Sub Divre XII Madura Muhammad Husin mengatakan, stok beras sangat cukup untuk kebutuhan masyarakat. Bulog tidak perlu mendatangkan beras dari luar. Sebab, di gudang bulog simpanan beras menumpuk.

”Melihat simpanan beras di gudang, saya rasa tidak perlu mendatangkan lagi. Stok beras yang ada sekarang saya yakin cukup untuk kebutuhan hingga akhir tahun. Kita manfaatkan beras yang ada,” jelasnya kemarin (25/9).

Stok beras berpengaruh terhadap harga di pasar. Apalagi beras merupakan kebutuhan pokok masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Bulog mempunyai kewajiban menjaga stabilitas persediaan beras.

Husin memaparkan, stok beras di gudang bulog digunakan untuk beberapa kebutuhan di Pamekasan. Beras didistribusikan dalam beberapa program yang sudah direncanakan. Di antaranya, bantuan sosial (bansos) beras sejahtera (rastra), operasi pasar cadangan beras pemerintah (OPCBP), dan bantuan darurat bencana.

Untuk distribusi rastra, bulog melaksanakan sesuai pagu. Sedangkan untuk operasi pasar, beras yang disiapkan bulog jumlahnya tidak tentu. Hampir setiap hari bulog mendistribusikan beras ke pasar.

Harga beras di Pamekasan stabil. Yakni, Rp 8.100 per kilogram. Dia meyakini, harga itu tetap stabil hingga akhir tahun. ”Setiap hari kami memasok beras ke pasar-pasar dan harganya stabil. Selama stok di gudang cukup, kami yakin harga tidak akan naik. Setiap hari kami kontrol kebutuhan beras di pasar,” ungkapnya.

Korlap Bulog Pamekasan Darsono menambahkan, pihaknya tidak bisa memastikan jumlah pendistribusian beras setiap hari. Pihaknya hanya memastikan bahwa pengiriman rastra dan OPCBP berjalan lancar. ”Semua pengiriman beras kami yang hendel,” tukasnya.

Di tempat terpisah, Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan St. Abdiyati Muradi membenarkan bahwa harga beras stabil. Namun untuk daerah selatan, beras kualitas dua mengalami kenaikan 6,5 persen. Sedangkan untuk daerah tengah dan untara, harga beras Rp 9.600 per kilogram.

(mr/*/hud/fat/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia