Senin, 17 Dec 2018
radarmadura
icon featured
Sumenep

Proyek Tajamara Jangan Mangrak Lagi Dong...

20 September 2018, 14: 20: 15 WIB | editor : Abdul Basri

SANTAI: Seorang warga sedang menelepon di area RTH Tajamara, Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep

SANTAI: Seorang warga sedang menelepon di area RTH Tajamara, Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep (IMAM S. ARIZAL/radarmadura.id)

SUMENEP – Proyek lanjutan Ruang Terbuka Hijua (RTH) Taman Jajanan Madura (Tajamara) sudah dilelang secara terbuka. Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Pemkab Sumenep sudah menentukan pemenang lelang CV Surya Abadi dengan nilai kontrak Rp 1,4 miliar.

Ketua Komisi III DPRD Sumenep Dulsiam mengingatkan pemkab agar memberikan pengawasan ekstra terhadap pemenang tender. Pihaknya tidak ingin proyek yang menelan anggaran besar tersebut kembali mangkrak seperti akhir 2017. ”Kami berharap rekanan bekerja sesuai jadwal. Jangan sampai mangkrak lagi,” kata Dulsiam, Rabu (19/9).

Politisi PKB itu meminta rekanan pemenang tender tidak hanya memperhatikan deadline. Kualitas pekerjaan juga harus diperhatikan. Sebab jika tidak diperhatikan, bisa berpotensi menjadi masalah di kemudian hari. ”Kami akan memantau proyek ini secara ketat. Baik sebelum, pada saat digelar, ataupun setelah selesai,” tegasnya.

Proyek Tajamara merupakan lanjutan tahun sebelumnya. Pada 2017, pembangunan sudah mencapai separo. Karena hingga batas waktu yang ditentukan rekanan tidak bisa menyelesaikan, pemkab melakukan pemutusan kontrak kerja.

Kepala DPRKP dan Cipta Karya Sumenep Bambang Irianto menjelaskan, proyek lanjutan Tajamara untuk finishing sisa-sisa bangunan yang belum tuntas. Seperti lanjutan pembangunan showroom dan amphitheatre. Termasuk pembangunan landscaping dan finishing bangunan. Diakui, Jika proyek itu tuntas, warga bisa menikmati area RTH tersebut.

”Mulai pentas musik, acara-acara kebudayaan dengan penonton skala kecil, dan lain sebagainya bisa digelar di Tajamara,” kata Bambang. 

(mr/mam/hud/fat/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia