Kamis, 18 Oct 2018
radarmadura
icon featured
Politik Pemerintahan

Pemkab Tunda Lelang Jabatan Eselon II

Sabtu, 15 Sep 2018 09:05 | editor : Abdul Basri

SERIUS: Sekkab Sumenep Edy Rasiyadi saat menyampaikan pesan kepada jamaah haji yang baru pulang di Makkah beberapa waktu lalu.

SERIUS: Sekkab Sumenep Edy Rasiyadi saat menyampaikan pesan kepada jamaah haji yang baru pulang di Makkah beberapa waktu lalu. (IMAM S. ARIZAL/radarmadura.id)

SUMENEP – Para pejabat eselon III yang tertarik naik jabatan di lingkungan Pemkab Sumenep harus bersabar. Sebab, rencana lelang jabatan untuk eselon II dipastikan gagal digelar tahun ini. Kepastian tersebut disampaikan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Sumenep Edy Rasiyadi Jumat (14/9).

Menurut Edy, awalnya pihaknya berencana menggelar lelang jabatan eselon II tahun ini. Akan tetapi, waktu yang tersedia relatif mepet. Terlebih, saat ini pemerintah pusat masih akan menggelar rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang otomatis melibatkan pemerintah daerah.

Faktor kedua, pada akhir tahun nanti, akan ada dua pejabat eselon dua yang akan memasuki masa pensiun. Pertama, Kepala Dinas Pendidikan A. Shadik. Kedua, Kepala Bakesbangpol dan Linmas Moh. Kafrawi. Kursi dua instansi itu rencananya akan diikutsertakan dalam lelang jabatan sekaligus.

”Jadi, tahun depan itu akan ada empat jabatan eselon II yang akan dilelang sekaligus,” kata Edy Rasiyadi saat dikonfirmasi oleh Jawa Pos Radar Madura (JPRM).

Faktor ketiga, menyangkut efisiensi anggaran. Menurut dia, jika pemkab menggelar lelang jabatan eselon II tahun ini dan awal tahun depan, akan menghabiskan cukup banyak dana. ”Eman-eman anggarannya kan,” tegasnya.

Di samping itu, lelang jabatan membutuhkan waktu yang cukup panjang. Mulai meminta rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), melakukan seleksi administrasi, fit and proper test, dan lain sebagainya. Rangkaian tahapan itu tidak memungkinkan dilaksanakan dengan sisa waktu yang cukup mepet tahun ini.

”Karena itu, biar efektif dan efisien, lelang jabatan ini ditunda tahun depan,” tukas mantan kepala dinas PU bina marga tersebut.

Untuk diketahui, sejauh ini sudah ada dua kursi eselon II yang kosong. Yakni, kursi kepala dinas PU bina marga dan kepala badan pendapatan, pengelolaan keuangan, dan aset daerah (BPPKAD). Posisi kepala dinas PU bina marga sejak 25 Juni 2018, tepatnya ketika pejabat sebelumnya Edy Rasiyadi naik jabatan sebagai sekretaris Kabupaten (Sekkab) Sumenep. Sedangkan kursi BPPKAD kosong lebih lama. Yakni, sejak Maret 2018 atau setelah pejabat sebelumnya, Didik Untung Samsidi, memasuki masa pensiun.

(mr/mam/han/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia