Sabtu, 22 Sep 2018
radarmadura
icon-featured
Sportainment

Posisi Madura FC Belum Aman

Rabu, 12 Sep 2018 18:44 | editor : Abdul Basri

SENGIT: Dua pemain bertahan Madura FC (kanan) berusaha menghalau pergerakan penyerang Kalteng Putra di Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya, beberapa waktu lalu.

SENGIT: Dua pemain bertahan Madura FC (kanan) berusaha menghalau pergerakan penyerang Kalteng Putra di Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya, beberapa waktu lalu. (DENAR/KALTENG POS/JPG)

SUMENEP – Untuk kali pertama musim ini, Madura FC terlempar ke peringkat 3 klasemen Liga 2 wilayah timur. Laskar Jokotole turun kasta setelah kalah saat bertandang ke kandang Kalteng Putra di Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya, Senin sore (10/9).

Saat ini skuad Laskar Jokotole mengoleksi 28 poin. Selisih poin dengan dua kompetitornya cukup tipis. Yakni 3 poin dengan pemuncak klasemen saat ini, PSS Sleman. Kemudian selisih satu poin dengan peringkat kedua, Kalteng Putra.

Ini menandakan bahwa posisi tiap tim hingga saat ini belum aman, termasuk Madura FC. Meskipun dengan Blitar United yang berada di peringkat empat tersisa 3 poin, namun itu bukanlah jaminan bagi Benny Ashar dkk untuk tetap bertahan.

Pelatih Madura FC Salahuddin mengakui hal itu. Menurut dia, posisi timnya saat ini belum aman. ”Sejak awal saya katakan kepada pemain, bahwa posisi kita belum tentu aman. Semua tim memiliki peluang untuk menyalip,” ujarnya.

Memang jarak antartim di papan atas sangat dekat. Kemungkinan untuk saling menyalip sangat terbuka. Sehingga Salahuddin sangat mewanti-wanti pemainnya untuk fokus dan jangan lengah.

Menurut dia, posisi aman itu ketika sampai di babak 8 besar nanti. Ya, Liga 2 akan meloloskan 4 tim di masing-masing wilayah dan akan bertemu di babak 8 besar. Nanti terdapat 3 tim terbaik yang berhak mendapat tiket promosi ke Liga 1 musim depan.

(mr/dam/han/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia