Sabtu, 22 Sep 2018
radarmadura
icon featured
Features

Kecelakaan Maut Renggut Nyawa Ayah, Ibu, dan Kakak

Yatim Piatu, Guntur Kini Sebatang Kara

Rabu, 12 Sep 2018 01:15 | editor : Abdul Basri

MUSIBAH MAUT: Polisi melakukan olah TKP kecelakaan yang terjadi di jalan raya Desa Lombang Dajah, Kecamatan Blega, Bangkalan.

MUSIBAH MAUT: Polisi melakukan olah TKP kecelakaan yang terjadi di jalan raya Desa Lombang Dajah, Kecamatan Blega, Bangkalan. (BAHRUL ULUM/radarmadura.id)

BANGKALAN - Sungguh ngenes nasib Aris dan Rina Febrian. Pasangan suami istri muda yang dikarunia dua anak ini meninggal di jalan raya akibat kecelakaan lalu lintas. Anak paling kecil mereka, Guntur, kini yatim piatu.

Guntur hanya bisa menangis di samping jasad orang tua dan kakak kandungnya. Satu keluarga asal Jalan Adirasa, Desa Kolor, Kota Sumenep itu menjadi korban kecelakaan lalu lintas di Bangkalan Selasa (11/9) sekitar pukul 06.00.

Kecelakaan tragis itu diduga berawal dari Rohman, 30, warga Desa Paterongan, Kecamatan Galis, Bangkalan, yang mengendarai truk roda enam nomor polisi (nopol) M 8246 UH. Truk warna biru itu melaju dengan kecepatan tinggi dari arah timur menuju barat.

Sesampainya di jalan raya Dusun Beler, Desa Lombang Dajah, Kecamatan Blega, Bangkalan, truk tersebut mendahului kendaraan di depannya, sehingga lajunya terlalu ke kanan. Sementara dari arah berlawanan melaju motor Yamaha Nmax nopol M 5543 XD yang dikendarai Aris, 32.

Aris membonceng istrinya yakni Rina Febrian, 33, dan dua anaknya yang masih kecil yaitu Iva, 7, dan Guntur, 2. Karena jarak terlalu dekat, kecelakaan tidak bisa dihindari. Setelah menghantam motor Nmax, pengemudi truk banting setir ke kiri sehingga menabrak pohon di selatan jalan raya.

Akibat kecelakaan itu, Aris, Rina Febrian, dan Iva tewas di tempat kejadian perkara (TKP). Sementara Guntur hanya mengalami luka ringan. Semua korban langsung dilarikan ke Puskesmas Blega untuk mendapatkan penanganan medis.

Keluarga korban dari Sumenep mendatangi puskesmas tersebut. Selanjutnya mereka membawa korban ke rumah duka untuk dikebumikan.

Kasatlantas Polres Bangkalan AKP Danu Anindhito Kuncoro Putro mengaku telah menerjunkan petugas untuk mendatangi lokasi kecelakaan. Polisi mendata semua pihak yang terlibat kecelakaan.

Polisi meminta keterangan saksi mata, mengamankan semua kendaraan yang terlibat laka, dan melakukan olah TKP. ”Korban satu keluarga asal Sumenep,” katanya.

Dia mengungkapkan masih melakukan pengembangan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti penyebab terjadinya kecelakaan maut itu. ”Penyebab kecelakaan masih kami dalami,” ucap dia.

(mr/bam/hud/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia