Sabtu, 22 Sep 2018
radarmadura
icon featured
Pamekasan

200 Ribu KK Belum Nikmati Listrik

Selasa, 11 Sep 2018 05:00 | editor : Abdul Basri

LENGANG: Seorang warga hendak keluar dari kantor PLN Area Pamekasan.

LENGANG: Seorang warga hendak keluar dari kantor PLN Area Pamekasan. (MOH. ALI MUHSIN/radarmadura.id)

PAMEKASAN – Tidak semua warga Madura menikmati listrik. Berdasarkan data dari PLN, sekitar 200 ribu kepala keluarga (KK) di Pulau Garam belum mendapatkan listrik.

”Di Madura masih ada sekitar 200 ribu KK yang belum teraliri listrik. Itu diketahui dari jumlah pelanggan dibagi jumlah KK di daerah,” kata Asmen Pelayanan dan Administrasi PLN Area Pamekasan Hudono.

Warga yang tidak menikmati aliran listrik rata-rata berdomosili di dusun-dusun pedalaman dan kepulauan. Hudono menjelaskan, ada beberapa alasan kenapa masih banyak warga yang belum menikmati aliran listrik.

Di antaranya, tidak tersedianya infrastruktur jaringan listrik, terutama di kepulauan. Kalau di daratan, rumah warga tidak tersentuh listrik karena jauh dari jaringan PLN. Tiang listrik tidak bisa sampai ke rumah warga yang ada di pelosok.

”Kami memiliki standar teknik untuk penarikan saluran PLN ke rumah-rumah warga. Misalnya minimal 40 meter. Kalua terlalu jauh, harus menambah tiang listrik,” terangnya.

Di Madura butuh tambahan jaringan listrik, baik tiang, kabel, maupun trafo. Selain itu, masih ada warga yang beranggapan listrik mahal. Padahal, ujar Hudono, mendapatkan listrik murah dan cepat.

”Pelanggan hanya membayar DP di LPN dan nanti bisa diangsur ke PLN. Tidak harus bayar tunai secara keseluruhan,” katanya.

Secara umum, sekitar 75 persen warga di Madura sudah menikmati aliran listrik. PLN akan berupaya untuk melakukan percepatan penambahan jaringan listrik. Tahun ini pengembangan akan dilakukan di perdesaan atau dusun di daratan maupun di kepulauan.

Ada sekitar 15 lokasi yang akan dibangun jaringan listrik. Mulai dari tegangan rendah hingga menengah. ”Kami akan melakukan berbagai program percepatan pembangunan infrastruktur jaringan listrik, seperti di Kepulauan Raas dan lainnya,” pungkas dia.

(mr/sin/hud/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia