Rabu, 14 Nov 2018
radarmadura
 
icon featured
Hukum & Kriminal

Dua Jam, Polisi Amankan Puluhan Motor

Senin, 10 Sep 2018 11:50 | editor : Abdul Basri

GELAP: Polisi memeriksa pengendara motor dan mobil di jalan raya akses Suramadu dini hari.

GELAP: Polisi memeriksa pengendara motor dan mobil di jalan raya akses Suramadu dini hari. (BAHRUL ULUM/radarmadura.id)

BANGKALAN – Polres Bangkalan melakukan razia cipta kondisi. Selama dua jam Korps Bhayangkara mengamankan puluhan kendaraan bermotor tanpa dilengkapi surat-surat resmi.

Sabtu (8/9) sekitar pukul 22.00, Kapolres Bangkalan memimpin apel. Dilanjutkan melakukan patroli skala besar di beberapa titik di Kota Salak. Razia cipta kondisi berlangsung hingga pukul 00.00 kemarin (9/9).

Peleton siaga Polres Bangkalan yang dipimpin Kapolres AKBP Boby Pa’ludin Tambunan melakukan razia di simpang empat pos polisi Sendang jalan raya akses Suramadu. Polisi berhasil mengamankan 23 unit motor dan satu unit kendaraan roda empat tanpa surat-surat resmi.

Razia yang dilakukan Kasatreskrim AKP Jeny Al Jauzah di wilayah kota mengamankan 13 unit motor tanpa surat resmi. Polsek Rayon I meliputi Polsek Kamal, Socah, dan Sukolilo melakukan razia di depan Mapolsek Socah. Tiga unit motor diamankan lantaran tidak dilengkapi surat-surat.

Polsek Rayon II meliputi Polsek Burneh, Tragah, Kwanyar, dan Tanah Merah melaksanakan razia di jalan raya Desa Karang Nangka, Kecamatan Tragah. Di tempat itu polisi menegur lima pengendara.

Polsek Rayon III meliputi Polsek Modung, Galis, Konang, dan Blega melakukan razia di depan Mapolsek Galis. Sembilan unit motor tanpa surat lengkap diamankan.

Polsek Rayon IV meliputi Polsek Klampis, Arosbaya, dan Geger menggelar razia di depan Mapolsek Arosbaya. Delapan unit motor diamankan lantaran tidak dilengkapi surat.

Polsek Rayon V meliputi Polsek Tanjungbumi, Sepulu, dan Kokop melakukan razia di jalan raya Desa Banyusangkah, Kecamatan Tanjungbumi. Tiga unit motor diamankan karena tanpa surat. Muhammad Redy, 19, warga Desa Macajah, Kecamatan Tanjungbumi, turut diamankan lantaran membawa sajam tanpa izin.

Selama dua jam kegiatan razia cipta kondisi, Polres Bangkalan mengamankan 59 motor, satu unit kendaraan roda empat, dan seorang warga membawa sajam. Boby mengatakan, razia cipa kondisi berlangsung selama tiga minggu.

Tujuannya, mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan dan memberikan rasa nyaman kepada masyarakat. Pada hari libur, digelar razia skala besar. Sementara pada hari aktif dilakukan terbatas di lokasi-lokasi yang ditentukan secara acak.

Dia mengungkapkan, ada beberapa sasaran utama dalam razia cipta kondisi. Di antaranya, sajam, senjata api (senpi), bahan peledak, kendaran bermotor tanpa dilengkapi surat sah, dan kendaraan menggunakan knalpot brong.

Kendaraan yang tidak dilengkapi surat-surat resmi langsung diamankan. Pengendara yang tidak memiliki SIM, tidak menggunakan helm, dan kendaraannya tidak dilengkapi spion langsung ditilang.

Boby menambahkan, kendaraan yang diamankan polisi boleh diambil. Syaratnya, pemilik harus menujukkan surat-surat kendaraan asli. Kendaraan yang dalam kondisi pretelan atau menggunakan knalpot brong harus diganti terlebih dahulu sesuai standar pabrik.

”Bila semua syarat itu dipenuhi, kendaraan bisa dibawa pulang. Penindakan seperti ini diharapkan memberikan efek jera,” tandas Boby.

(mr/bam/hud/bas/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia