Jumat, 13 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Madura Events

Tabun Art Galeri Jadi Venue HUT JPRM

10 Juli 2018, 10: 05: 10 WIB | editor : Abdul Basri

EKSOTIK: Pekerja memasang pagar di Tabun Art Gallery di Jalan Raya Sumenep–Pamekasan, tepatnya di Desa Aeng Panas, Kecamatan Pragaan, Sumenep, Senin (9/7).

EKSOTIK: Pekerja memasang pagar di Tabun Art Gallery di Jalan Raya Sumenep–Pamekasan, tepatnya di Desa Aeng Panas, Kecamatan Pragaan, Sumenep, Senin (9/7). (IMAM S. ARIZAL/Radar Madura/JawaPos.com)

Share this      

SUMENEP – Puncak acara HUT Ke-19 Jawa Pos Radar Madura (JPRM) akan dikemas dengan cita rasa seni yang tinggi. Acara tersebut akan dipusatkan di Tabun Art Gallery di Jalan Raya Sumenep–Pamekasan, tepatnya di desa Aeng Panas, Kecamatan Pragaan, Sumenep. Tempat tersebut didesain khusus oleh budayawan muda Madura Kiai Turmedzi Djaka.

Ditemui di Tabun Art Gallery, Turmedzi Djaka menjelaskan, pihaknya membenahi fasilitas. Kemarin para pekerja menyelesaikan pemasangan pagar. Pagar tersebut dikemas dengan konsep alami dan bernilai seni. ”Kita selesaikan secara bertahap. Hari ini kita pasang dulu pagarnya,” jelas dia.

Ketua Panitia HUT Ke-19 JPRM Biro Sumenep Mustaji menjelaskan, acara di Tabun Art Gallery bakal digelar Sabtu (28/7). Acara itu sekaligus jadi puncak dari lomba foto HUT JPRM. Nantinya para pemenang beserta 50 peserta terbaik akan diundang pada acara tersebut.

”Nanti puncak acaranya bertema Carancang. Yaitu, sebuah pertunjukan musik dengan menjadikan bambu sebagai inspirasi,” kata Mustaji Senin (9/7). ”Di antaranya, alat musik seruling, kentrung yang dipadukan dengan alat musik lainnya seperti gitar gambus, rebana, bas, dan alat musik lainnya,” tambahnya.

Dia menjelaskan, banyak rangkaian kegiatan HUT Ke-19 JPRM yang puncaknya akan berlangsung pada 28 Juli. Mulai lomba fotografi, santunan anak yatim, doa bersama, peragaan busana dengan tema bambu, seni tari bertema bambu, pameran batik, dan khitanan masal. ”Juga akan ada pesta tumpeng sebagai simbol perayaan HUT Ke-19 JPRM,” ujar pemuda asal Sumatera Selatan itu.

Terkait pelaksanaan lomba foto, menurut dia, sudah berlangsung sejak pekan pertama Juli. Sejauh ini data yang masuk ke panitia, sudah ada sekitar 60 foto yang dilombakan. Foto-foto tersebut merupakan kiriman dari warga dengan tema pesona alam Madura dan human interest.

Lomba foto berhadiah total Rp 6 juta. Setiap warga bisa mengirimkan foto yang diambil sejak Juli 2017–Juli 2018. Foto yang diambil tahun lalu pun bisa diikutkan lomba. Pengambilan gambar bisa menggunakan camera DSLR ataupun handphone.

Untuk ikut lomba itu sangat mudah. Peserta tinggal follow akun Instagram (IG) Jawa Pos Radar Madura, yakni @radarmadura.id. Kemudian, foto peserta diunggah melalui instagram pribadi dengan disertai tanggal pengambilan foto, penjelasan mengenai foto, dan katagori yang diikuti.

Peserta juga wajib menandai hasil foto ke IG @radarmadura.id dengan dilengkapi hastage #lombafotojprm, #jawaposradarmadura, #kfi_sumenep. ”Lebih jelasnya bisa dilihat di akun Instagram Jawa Pos Radar Madura, yaitu @radarmadura.id,” tukasnya.

(mr/mam/hud/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia