Sabtu, 22 Feb 2020
radarmadura
icon featured
Features

Bek Madura United Munhar Sudah Biasa Jalani Puasa Jauh dari Keluarga

Kangen Anak-Istri Terobati dengan Video Call

05 Juni 2018, 20: 28: 45 WIB | editor : Abdul Basri

BEK SENIOR: Rasa kangen keluarga di rumah diobati Munhar dengan tetap berkomunikasi.

BEK SENIOR: Rasa kangen keluarga di rumah diobati Munhar dengan tetap berkomunikasi. (MUNHAR FOR Radar Madura/JawaPos.com)

Share this      

BANGKALAN – Munhar merupakan salah satu penggawa senior di Madura United. Dia sudah biasa berlatih dan bertanding saat Ramadan. Pesepak bola asal Sidoarjo itu selalu siap apa pun yang diinginkan tim.

Menjalani Ramadan tahun ini terasa tak ada yang spesial bagi bek senior Madura United Munhar. Dia mengaku tak melakukan persiapan apa pun. Maklum, Munhar sudah kenyang dengan agenda di bulan puasa.

Selama bersama Madura United, Munhar melewati puasa di mes bersama pemain lainnya. ”Tidak ada persiapan apa pun, normal saja seperti biasa,” katanya saat tengah bersiap melaksanakan salat Asar Sabtu sore (2/6).

Dia mengaku sudah terbiasa menjalani latihan dan kompetisi selama bulan puasa. Meski begitu, Munhar sedikit terkendala soal adaptasi di hari-hari pertama melaksanakan puasa tahun ini.

”Butuh penyesuaian saja. Tapi, alhamdulillah tidak ada kendala serius,” ucapnya. Penyesuaian dilakukan Munhar dalam beberapa hal. Mulai porsi latihan hingga mengatur pola istirahat yang pas.

”Itu cuma awal puasa. Alhamdulillah sampai sekarang sudah tidak ada kendala,” ungkapnya. Maklum, awal-awal puasa Munhar menjalaninya di Jayapura dengan perbedaan waktu dua jam dari Madura.

Berpuasa jauh dari keluarga di rumah tak membuat kiprah pesepak bola 31 tahun tersebut di Liga 1 terganggu. Justru Munhar merasa makin bersemangat mengais rezeki. ”Kangen pasti ada. Tapi, ini tanggung jawab saya sebagai kepala keluarga,” ujar ayah dua anak ini.

Eks penggawa Arema FC itu belum memiliki kesempatan berkumpul dengan kluarga besar selama puasa tahun ini. Munhar tahu keluarga sudah memahami risiko pekerjaan sebagai pesepak bola. ”Biasanya kalau bulan puasa selalu ramai. Keluarga dan saudara-saudara kumpul semua,” jelas pesepak bola yang hobi gym tersebut.

Komunikasi tetap aktif dilakukan Munhar dengan keluarga supaya tahu kabar terbaru si buah hati. ”Biasanya saat sahur telepon atau video call. Itu sudah membuat rasa kangen terobati meski tak bertemu langsung,” ucapnya.

Yang ingin dia berikan bagi keluarga tercinta adalah karir yang baik. ”Bisa kasih nafkah bagi istri itu kewajiban. Yang penting, kasih yang terbaik untuk tim dan berharap membawa Madura Unuted juara,” katanya.

Di bulan puasa tahun ini, Munhar ingin lebih meningkatkan aktivitas yang bermanfaat. Mulai kontribusi untuk tim hingga ibadah. ”Setiap orang pasti punya keinginan menjadi lebih baik,” tukas pemain dengan tinggi badan 180 sentimeter tersebut.

(mr/dam/hud/han/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia