Selasa, 10 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Diduga Curi Pompa Air Polisi Ciduk Pemuda 19 Tahun

03 Mei 2018, 13: 51: 07 WIB | editor : Abdul Basri

Diduga Curi Pompa Air Polisi Ciduk Pemuda 19 Tahun

Share this      

BANGKALAN – Sakur, warga Dusun Kemuning, Desa/Kecamatan Kokop, harus mendekam di ruang tahanan. Pemuda berusia 19 tahun ini ditangkap polisi Selasa (1/5) sekitar pukul 15.00 di rumahnya atas dugaan pencurian pompa air.

Berdasar keterangan polisi, Sakur dan Muhlis, 25, asal Desa Tlokoh, Kecamatan Kokop, diduga mencuri pompa air merek Shimizu PS-226 BIT Kamis (26/4) sekitar pukul 19.00. Lokasinya di sumur samping rumah Kholikur Rohman, 32, warga Dusun Dumargah, Desa/Kecamatan Kokop.

Sakur mengambil pompa air dengan cara merusak dan memotong pipa paralon menggunakan parang. Sementara Muhlis mengawasi keadaan sekitar. Namun, aksi mereka diketahui oleh warga.

Saksi mata yang melihat pencurian itu lalu memberitahukan kepada korban. Selang dua hari dari kejadian, korban melapor ke Polsek Kokop. Kemudian, polisi melakukan penyelidikan.

Selasa (1/5) sekitar pukul 15.00, polisi berhasil menciduk Sakur di rumahnya. Barang bukti yang berhasil disita di antaranya, satu kardus pompa air, satu pompa air, kaus lengan pendek, sarung, dan sebilah parang.

Sementara Muhlis berhasil lolos dari bidikan polisi. Muhlis ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO). ”Iya, ada penangkapan pelaku curat (pencurian dengan pemberatan),” kata Kasubbaghumas Polres Bangkalan AKP Bidarudin Rabu (2/5).

Bidarudin menerangkan, sesuai dengan hasil pemeriksaan dan barang bukti serta pengakuan pelaku, Sakur ditetapkan sebagai tersangka.

”Kami terus memburu pelaku lainnya. Doakan saja petugas di lapangan bisa menangkapnya. Dia (Muhlis, Red) sudah kami tetapkan sebagai DPO,” tandasnya.

(mr/bam/onk/han/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia