Senin, 19 Nov 2018
radarmadura
 
icon featured
Sportainment

Perseba-Persesa Raih Poin di Laga Tandang

Senin, 16 Apr 2018 20:44 | editor : Abdul Basri

SESUAI TARGET: Salah seorang penyerang Persesa Sampang (kanan) mendapat kawalan ketat dari pemain bertahan Deltras Sidoarjo di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Minggu sore.

SESUAI TARGET: Salah seorang penyerang Persesa Sampang (kanan) mendapat kawalan ketat dari pemain bertahan Deltras Sidoarjo di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Minggu sore. (ERDIK FOR Radar Madura/JawaPos.com)

SURABAYA – Dua tim sepak bola asal Madura, yakni Perseba Bangkalan dan Persesa Sampang, sama-sama meraih poin di laga tandang. Pada pekan kelima, Perseba mampu melibas tuan rumah Surabaya Muda dengan skor 1-2 Minggu (15/4).

Pertandingan kelima Liga 3 Regional Jawa Timur itu berlangsung di lapangan Persebaya, Karanggayam, Tambak Sari. Gol Perseba dicetak Asrori di menit ke-30 dan Khoiril Anwar di menit ke 70. Jelang laga berakhir, tuan rumah mencetak satu gol.

Sepanjang pertandingan, Perseba Bangkalan mengambil inisiatif lebih dulu untuk menguasai permainan. Dengan begitu, strategi tuan rumah selalu kandas di tengah jalan. Lini pertahanan skuad Laskar Ke' Lesap –julukan Perseba sangat disiplin.

”Semua pemain mampu menjalankan instruksi pelatih dengan baik. Kedua tim sebenarnya bermain sama-sama menyerang. Namun, kami berhasil mencuri kemenangan kali ini,” jelas pelatih Perseba Azhari kemarin.

Asisten Manajer Perseba Bangkalan Acik Kusuma mengaku salut dengan perjuangan seluruh pemain di lapangan. ”Meski kami mengawali kompetisi ini dengan seadanya, bahkan tanpa seleksi, kami mampu menunjukkan jika Perseba bisa,” jelas Acik.

Dia berharap, Perseba mampu menyedot kembali animo masyarakat Bangkalan untuk mendukung tim kebanggaan masyarakat Kota Salak itu. ”Terpenting, evaluasi harus tetap dilakukan. Kami harap, pemain tak jumawa dan kembali membenahi diri untuk pertandingan selanjutnya,” imbuh Acik.

Di waktu yang bersamaan, tim asal Madura lainnya, Persesa Sampang, sukses mencuri 1 poin di kandang tim kuat Deltras Sidoarjo. Pertandingan tim papan atas klasemen sementara itu berlangsung sengit. Kedua tim sama-sama bermain disiplin dan hati-hati.

Dengan demikian, pertandingan berakhir dengan skor kacamata, 0-0. Sebenarnya, Persesa sempat unggul jumlah pemain di awal babak kedua. Sebab, salah seorang pemain bertahan Deltras Sidoarjo mendapat kartu merah. Namun, segala upaya skuad berjuluk Laskar Trunojoyo itu selalu kandas.

Secara permainan, sebenarnya tuan rumah mampu mendominasi. Namun, Persesa tetap tampil tenang di hadapan pendukung tuan rumah. Tim pelatih tim asal Kota Bahari itu menilai wasit tidak tegas. Sejumlah keputusannya kontroversial.

”Pemain lawan seharusnya mendapat dua kartu merah. Namun, sepertinya wasit agak takut untuk mengeluarkan kartu,” ujar pelatih Persesa David Agus Prianto. Dia menilai, beberapa pelanggaran pemain Deltras dinilai terlaku kasar dan layak diganjar kartu.

Namun, Agus mengaku puas atas hasil itu. Sebab, sejak awal memang menargetkan meraih 1 poin. Maklum, lwan yang dihadapi merupakan salah satu tim terkuat. ”Hasil ini sangat memuaskan. Kami bisa menahan Deltras,” imbuh David.

Dengan hasil itu, posisi pertama ditempati Perseba Bangkalan dengan 12 poin hasil dari empat kemenangan dan satu kalah. Sementara Persesa menyusul di peringkat kedua dengan nilai 10 dari tiga kemenangan dan satu kali imbang.

(mr/dam/han/bas/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia