Jumat, 16 Nov 2018
radarmadura
 
icon featured
Bangkalan

Anggaran Disdik Berkurang Rp 15 Miliar

Senin, 16 Apr 2018 15:44 | editor : Abdul Basri

SEPI: Salah seorang warga berada di area kantor Disdik Bangkalan di Jalan Soekarno-Hatta beberapa waktu lalu.

SEPI: Salah seorang warga berada di area kantor Disdik Bangkalan di Jalan Soekarno-Hatta beberapa waktu lalu. (VIVIN AGUSTIN HARTONO/Radar Madura/JawaPos.com)

BANGKALAN – Pagu anggaran Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan turun drastic, yakni sekitar Rp 15 miliar. Akibatnya, tahun ini belum bisa melanjutkan pembangunan sarana dan prasarana (sarpras) pendidikan.

Demikian diungkapkan Sekretaris Disdik Bangkalan Bambang Budi Mustika Minggu (15/4). Menurut dia, berkaca pada tahun sebelumnya, anggaran untuk lembaganya secara keseluruhan memang berkurang. Namun, kondisi tersebut hampir dirasakan semua organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan pemkab.

”Turun sekitar Rp 15 miliar. Dari jumlah tahun lalu berapa, saya lupa. Nggak pegang data. Tapi, yang jelas turun,” ungkap dia.

Bambang menyampaikan, penurunan pagu anggaran tersebut lantaran postur APBD 2018 lebih banyak diperuntukkan pelaksanaan pilkada. Misalnya, untuk dana hibah yang dialokasikan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panwaslu.

”Mungkin, lebih banyak dipakai ke sana. Makanya, untuk tahun ini turun. Ya sementara belum bisa bangun pekerjaan konstruksi,” terangnya.

Kalau tahun sebelumnya, kata Bambang, disdik bisa bangun gedung kantor, gedung SD, dan lainnya. Tetapi, untuk tahun ini sangat terbatas. Meskipun ada pembangunan, namun bersumber dari dana alokasi khusus (DAK). Sementara dari dana alokasi umum (DAU) tidak ada.

”Maklum, sekarang Bangkalan tengah melaksanakan pilkada,” ujarnya.

Anggota Komisi D DPRD Bangkalan Abdurrahman Thohir mengatakan, meski mengalami penurunan anggaran, bukan berarti tidak ada pembangunan. Tetap ada, tapi bersumber dari DAK. ”Intinya, disdik sekarang harus memprioritaskan pembangunan yang bersifat urgen,” desaknya.

(mr/daf/onk/han/bas/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia