Senin, 24 Jun 2019
radarmadura
icon featured
Sportainment

Keputusan Wasit Rugikan Tuan Rumah

11 Agustus 2017, 01: 06: 32 WIB | editor : Abdul Basri

ADU CEPAT: Ahmad Fatoni Usman berebut bola dengan salah satu pemain Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Ratu Pamelingan Kamis (10/8).

ADU CEPAT: Ahmad Fatoni Usman berebut bola dengan salah satu pemain Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Ratu Pamelingan Kamis (10/8). (A. YUSRON FARISANDY/Radar Madura/JawaPos.com)

Share this      

PAMEKASAN – Persepam Madura Utama (MU) sebenarnya bisa menang 3-2 dari Persebaya Surabaya dalam pertandingan di Stadion Gelora Ratu Pamelingan Kamis (10/8). Andai saja tendangan plesing Faris Aditama yang sudah melewati garis gawang tim berjuluk Bajol Ijo itu disahkan oleh wasit Wilhelmus Foudubun.

Keputusan Wilhelmus Foudubun yang memimpin pertandingan membuat Faris Aditama kecewa. Menurutnya, keputusan wasit asal Kota Tual, Maluku itu sangat merugikan timnya yang saat ini sangat membutuhkan tambahan poin untuk memperbaiki peringkatnya di klasemen sementara dan menjaga peluang lolos ke babak selanjutnya.

Faris Aditama bersikukuh tendangannya sudah melewati garis gawang yang dijaga oleh  Miswar Saputra. ”Terutama babak kedua, kami banyak dirugikan. Bola itu saya lihat sudah benar-benar masuk. Kalau tidak percaya bisa lihat tayangan ulangnya,” ungkap pemilik nomor punggung 13 tersebut usai pertandingan.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Pelatih Persepam MU Suwandi Hadi Suswanto. Beberapa kali through pass juga dianggap offside oleh sang pengadil lapangan. ”Kami sangat dirugikan oleh wasit. Beberapa kali bola yang seharusnya penalti, tapi wasit diam saja. Kami mau protes gimana lagi,” ujar pria yang menggantikan Rudy Keltjes tersebut.

Wilhelmus Foudubun juga pernah memimpin laga Liga 2, saat Persekam Metro FC melawan Madura FC. Saat itu sempat terjadi beberapa keputusan kontroversial. Bahkan, saat itu tim berjuluk Laskar Jokotole kecewa dengan keputusan wasit tersebut. Suwandi menilai jika penampilan anak asuhnya kemarin sangat baik.

Sejak menit awal, Persepam MU langsung menekan pertahanan Persebaya Surabaya. Namun keasyikan menyerang, justru gawang Persepam kebobolan terlebih dahulu. Counter attack Persebaya tak mampu dihentikan. Umpan matang Irfan Jaya dari sektor kanan, berhasil diteruskan dengan sundulan oleh M.Yogi Novrian.

Pada menit ke-5 papan skor berubah menjadi 0-1. Usaha pantang menyerah skuad Laskar Sape Ngamok akhirnya berbuah gol. Winger Persepam Faris Aditama yang berdiri sendirian di depan gawang Persebaya, dilanggar oleh kiper lawan. Wasit langsung menunjuk titik putih. Gelandang Fajar Legian yang menjadi algojo, dengan tenang menceploskan bola ke gawang Persebaya Surabaya pada menit 12.

Para pemain Persepam tak mengendurkan serangan. Namun, skuad Bajol Ijo yang justru menambah gol. Tendangan Yogi Novrian yang sempat membentur mistar gawang, langsung disambut dengan sontekan oleh Irfan Jaya. Di menit ke-30 skor berubah 1-2. Skor tidak berubah sampai babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, skuad besutan caretaker Suwandi langsung menggebrak. Hasilnya, gol penyama kedudukan tercipta di menit ke-77. Sontekan Faris Aditama menghunjam sisi kanan gawang Persebaya Surabaya. Skor menjadi 2-2 dan bertahan hingga akhir pertandingan.

(mr/dam/han/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia