Jumat, 20 Jul 2018
radarmadura
icon featured
Sastra & Budaya

Ramadan-Lebaran Pengunjung Perpustakaan Berkurang Drastis

Selasa, 19 Jun 2018 17:34 | editor : Abdul Basri

KUTU BUKU: Dua bocah asyik membaca buku pada siang hari saat Ramadan.

KUTU BUKU: Dua bocah asyik membaca buku pada siang hari saat Ramadan. (IMAM S. ARIZAL/Radar Madura/JawaPos.com)

SUMENEP – Jumlah pengunjung Perpustakaan Daerah Sumenep saat Ramadan hingga Lebaran berkurang. Setiap hari, warga yang datang ke gudang buku tersebut bisa dihitung dengan jari.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sumenep Ferdiansyah Tetrajaya menyampaikan, bukan tahun ini saja pengunjung perpustakaan berkurang di saat Ramadan dan Lebaran. Berdasarkan data, pengurangan pengunjung selama dua bulan tersebut bisa mencapai separo.

Pada 2012, jumlah pengunjung perpustakaan per bulan biasanya sekitar seribu orang. Tetapi begitu memasuki Ramadan dan Lebaran, turun signifikan menjadi 772 dan 375 pengunjung.

Pada 2013, penurunan pengunjung perpustakaan cukup jomplang. Rata-rata pengunjung perpustakaan per bulan bisa mencapai seribu lebih hingga 1.700 orang. Tapi begitu masuk Ramadan dan Lebaran, berkurang menjadi 879 dan 409 pengunjung.

Pada 2014, rata-rata pengunjung perpustakaan seribu bahkan lebih dari dua ribu orang per bulan. Tapi saat Ramadan dan Lebaran, pengunjung mentok di angka 837 dan 776 orang. Hal yang sama terjadi pada 2015 yang juga mengalami penurunan jumlah pengunjung.

Untuk 2016, jumlah pengunjung perpustakaan di bulan Ramadan dan Lebaran berada di angka 2.152 dan 891 orang. Padahal di bulan-bulan yang lain, jumlah pengunjung bisa mencapai 2.900 lebih bahkan hingga 3.200 lebih.

Pada 2017 lalu, jumlah pengunjung perpustakaan selama Ramadan dan Lebaran juga mengalami penurunan. Hanya, tingkat penurunannya tidak terlalu signifikan. Saat itu, angka kunjungan ke perpustakaan mencapai 2.251 dan 1.305 selama Ramadan dan Lebaran.

Sedangkan di hari-hari biasa, pengunjung perpustakaan mencapai 2.500 hingga 3.000 orang. Pengunjung perpustakaan di bulan Ramadan dan Lebaran 2018 sampai saat ini belum direkapitulasi secara keseluruhan.

Ada beberapa faktor yang menurut Ferdiansyah menjadi penyebab berkurangnya pengunjung perpustakaan selama Ramadan dan Lebaran. Salah satunya karena ada libur panjang.

Faktor lainnya karena warga ingin fokus menjalankan ibadah selama Ramadan. ”Bisa saja masyarakat yang berpuasa sedang fokus beribadah. Baca Alquran dan lain sebagainya,” kata dia.

(mr/mam/hud/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia