Senin, 23 Jul 2018
radarmadura
icon featured
Sumenep

PDAM Sumenep, Penerima Anugerah MA Kategori BUMD Leader II

Jadi Perusahaan Mandiri dan Menyumbang PAD

Senin, 16 Apr 2018 18:52 | editor : Abdul Basri

TINGKATKAN KUALITAS: Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi didampingi Dirut PDAM Sumenep Sih Purwadiyanto meninjau salah satu sumur PDAM Sumenep di Desa Saronggi, Kecamatan Saronggi, beberapa waktu lalu.

TINGKATKAN KUALITAS: Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi didampingi Dirut PDAM Sumenep Sih Purwadiyanto meninjau salah satu sumur PDAM Sumenep di Desa Saronggi, Kecamatan Saronggi, beberapa waktu lalu. (PDAM SUMENEP FOR Radar Madura/JawaPos.com)

SUMENEP – Kerja keras oleh semua elemen di PDAM Sumenep membuahkan hasil membanggakan. Perusahaan milik pemkab itu menyabet gelar Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Leader ke-2 pada ajang Madura Awards 2017.

Penghargaan tersebut memang layak diberikan terhadap PDAM Sumenep. Saat ini perusahaan itu sudah mandiri. Dalam operasionalnya, tidak bergantung pada anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

Selain itu, sejak 2010 hingga saat ini, PDAM Sumenep selalu berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sumenep. Diprediksi, perkembangannya semakin bagus.

”Saat ini masih belum terlalu besar. Meski tidak wajib, setiap tahun kami menyumbang Rp 100 juta untuk PAD Sumenep. Kami menyadari BUMD itu seharusnya membantu perkembangan daerah dari segala lini, terutama perekonomian dan pelayanan,” ungkap Direktur Utama (Dirut) Sih Purwadiyannto Jumat (13/4).

Sebagai perusahaan milik pemkab yang bergerak di bidang penyediaan air minum, PDAM Sumenep selalu berusaha meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada para pelanggan. Hingga kini, jumlah pelanggan PDAM mencapai 12.317 sambungan rumah (SR).

Dari segi pelayanan, PDAM Sumenep saat ini sudah beroperasi selama 24 jam. Pelayanan tersebut akan terus ditingkatkan.

”Bidang usaha jasa seperti PDAM ini sangat bergantung pada kepuasan pelanggan. Karena itu, kami selalu berusaha memberikan apa pun yang terbaik yang diinginkan pelanggan,” ucap pria yang akrab disapa Pur itu.

 Selain ketersediaan air yang mencukupi, PDAM Sumenep terkenal dengan kualitas airnya yang baik. Hal tersebut terbukti dengan diperolehnya penghargaan Adipura untuk Kabupaten Sumenep.

Menurut dia, salah satu syarat memperoleh Adipura adalah kualitas air yang baik untuk masyarakat. ”Kualitas air ini juga menjadi salah satu faktor yang dinilai untuk penilaian Adipura 2017. Alhamdulillah kualitas air kita masih dinilai bagus,” jelasnya.

Pur mengatakan, seluruh capaian PDAM Sumenep saat ini tidak lepas dari prinsip pelayanan air minum PDAM Sumenep. Yaitu, Kualitas, Kuantitas, Kontinuitas, dan Keterjangkauan.

”Kami menyebutkan prinsip pelayanan air minum 4K. Jadi, semua program kami berdasar pada empat prinsip tersebut,” katanya.

Dia mengaku bangga karena BUMD Sumenep dinobatkan sebagai BUMD Leader ke-2 pada ajang MA 2017. Menurut dia, MA yang diadakan oleh Jawa Pos Radar Madura (JPRM) merupakan ajang penghargaan berkualitas.

”Ajang MA itu jadi cermin bagi kami, bagaimana kinerja kami selama ini dinilai oleh orang di luar kami. Jadi, hasilnya bisa untuk perbaikan di masa yang akan datang. Dan saya sangat bersyukur karena PDAM Sumenep bisa menjadi salah satu pemenang dalam ajang MA 2017,” pungkasnya.

(mr/aji/han/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia